Sukidi, Salah Satu Pendiri PSS Sleman Meninggal Dunia

Sukidi Cokrosuwignyo - Ist/Ardli Furi Rokhman
08 April 2018 15:11 WIB Kusnul Isti Qomah Olahraga Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Salah satu pendiri PSS Sleman, Sukidi Cokrosuwignyo, meninggal dunia di usia 76 tahun, Sabtu (7/4/2018) pukul 23.40 WIB di RSUD Sleman.

Jenazah mantan Manajer PSS Sleman dan sesepuh Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI) Sleman ini dimakamkan Minggu (8/4/2018) pukul 14.00 WIB. Jenazah Sukidi dimakamkan di Permakaman Ngebong, Tempel, Sleman.

Upacara pemberangkatan jenazah dilakukan pada pukul 12.30 WIB dari rumah duka Srimulyo RT 5, RW 2, Triharjo, Sleman. Jenazah kemudian  disalatkan di Masjid Sleman Kota pukul 13.00 WIB.

Pria yang akrab disapa Mbah Kidi ini pernah memanajeri PSS Sleman. Ia menjadi manajer pada 2000 saat PSS Sleman lolos ke kompetisi divisi utama. PSS Sleman pun berduka atas berpulangnya Mbak Kidi. Dalam akun resmi twitter PSS Sleman (@PSSleman) dituangkan rasa bela sungkawa dan terima kasih kepada Mbah Kidi. Berikut ini kicauan akun PSS Sleman:

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang H. Sukidi Cokro Suwignyo, tokoh sepakbola Sleman serta mantan manajer tim PSS saat lolos ke kompetisi divisi utama tahun 2000. Terima kasih perjuangan serta dedikasimu untuk PSS dan sepakbola Sleman."


Kecintaan dan ketulusannya Mbah Kidi tidak pernah luntur terhadap PSS Sleman. Di usianya yang sudah senja, ia tetap setia memberikan dorongan dan terus memberi pesan agar tim senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran dalam sepakbola.

Pesan Mbah Kidi itu selalu disampaikan saat ia diundang memberikan sambutan di depan acara seremonial PSS, sebagai pengingat agar PSS Sleman tidak lagi tersangkut dalam sepakbola gajah yang pernah mereka alami pada 2015 lalu. Saat itu,  Tim Super Elang Jawa melawan PSIS dalam babak semifinal Divisi Utama,di Sasana Krida Akademi Angkatan Udara. PSS menang 3-2 atas PSIS, namun menjadi heboh karena lima gol tersebut seluruhnya merupakan gol bunuh diri.