Sudah Diresmikan, Klub Lari RIOT Jogja Kenalkan Lari Bisa untuk Terapi

Anggota Running Is Our Therapy (RIOT) Chapter Jogja melakukan doa bersama sebelum meresmikan RIOT Chapter Jogja yang ditandai dengan pemotongan tumpeng di Kampoeng Tugu, Jogja, Minggu (8/7/2018). - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
08 Juli 2018 23:17 WIB Bernadheta Dian Saraswati Olahraga Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA-Klub lari Running Is Our Therapy (RIOT) Chapter Jogja telah diresmikan, Minggu (8/7/2018) pagi. Sesuai namanya, komunitas ini ingin memperkenalkan lari tidak hanya sebagai olahraga tetapi bisa menjadi terapi untuk hal biologis, psikologis, maupun kultural.

Grand launching RIOT Chapter Jogja dilaksanakan di halaman Kampoeng Tugu. Sejak pukul 6.00 WIB, peserta lari dari berbagai komunitas lari di Jogja dan juga anggota RIOT Chapter Jogja melakukan lari sejauh lima kilometer. Rute yang ditempuh mulai Tugu Pal Putih, Titik 0 Km, Taman Pintar, Hotel Melia Purosani, Kotabaru, dan kembali ke Kampoeng Tugu.

Arif Adi Setiawan selaku Kapten of RIOT Jogja mengatakan RIOT merupakan salah satu klub lari di Indonesia yang terpusat di Bali. Klub ini sudah berdiri sejak dua tahun lalu. Jogja sendiri merupakan kota ke-11 dan akan menjadi chapter terakhir yang didirikan. RIOT lainnya tersebar di Bali, Jakarta, Banjarmasin, Surabaya, Bandung, Solo, Lombok, Gorontalo, Palu, dan Makassar.

RIOT mendukung kegiatan maraton yang ada di kota-kota besar. “Misalnya RIOT Jogja dan Solo akan mendukung kegiatan Borobudur Marathon. Kota yang ada RIOT-nya pasti ada maratonnya,” kata Adi saat penjelasan sejarah RIOT, Minggu (8/7/2018).

Adi berharap, RIOT menjadi klub yang tetap menjujung tinggi kekerabatan dan kekeluargaan. “Kita bukan atlet tetapi kita selalu bilang untuk melakukan lari yang benar. RIOT ada coaching dan bisa finish dengan happy,” lanjutnya.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia