Asian Games, Menpora Tinjau Pelatnas Sofbol & Squash

Menpora Imam Nahrawi meninjau atlet yang tengah bersiap menghadapi Asian Games. - Istimewa/Kemenpora.go.id
10 Agustus 2018 17:24 WIB M. Syahran W. Lubis Olahraga Share :
Adplus Tokopedia

Harianjogja.com, JAKARTA – Pelaksanaan Asian Games tinggal menghitung hari. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengunjungi pelatnas sofbol dan squash yang tengah bersiap menjelang Asian Games pada Kamis (9/8/2018).

Kepada atlet sofbol, Imam menanyakan kekurangan atau keluhan selama menjalani proses pelatnas. "Silakan siapa yang mau bicara, apa ada kekurangan-kekurangan yang mau disampaikan ke saya langsung," tanya Menpora sebagaimana dilansir situs resmi Kemenpora.

Salah satu atlet menyampaikan bahwa perlengkapan atlet seperti sepatu, pelindung kaki atau dekker masih menggunakan yang lama. Alasannya, peralatan pertandingan tersebut masih tertahan di Bea Cukai.

"Terima kasih Pak Menteri sudah memberikan motivasi kepada kami, memang ada sedikit masalah kecil seperti masalah perlengkapan pertandingan yang masih tertahan di Bea Cukai, tapi itu tidak menyurutkan semangat kami untuk berlatih menghadapi Asian Games nanti," ujar atlet itu.

Bagi Menpora, pernak-pernik masalah atlet dalam menjalankan pelatnas yang kurang 9 hari lagi untuk menghadapi Asian Games sangat penting untuk diketahui.

Dia ingin para atlet benar-benar tidak terganggu dengan urusan-urusan yang kecil tersebut. "Semangat para atlet tidak boleh terganggu oleh masalah-masalah kecil, semangat mereka tidak boleh kendur sedikit pun. Kepada pengurus cabang olahraga, saya harapkan bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di atlet," tuturnya.

Menpora melanjutkan peninjauannya ke pelatnas squash. Di tempat tersebut, Menpora melakukan hal yang sama untuk mendengar keluhan atau masalah yang dialami para atlet selama pelatnas dan 9 hari menjelang Asian Games dimulai. Bahkan, Menpora ikut bermain bersama salah satu atlet squash.

"Alhamdulillah hari ini saya sudah berkunjung ke beberapa pelatnas yang salah satunya di squash. Saya melihat semangat para pemain terjaga dengan baik. Saya ke pelatnas untuk menjaga psikologi atlet agar tak terganggu dengan hal kecil yang merusak konsentrasi dan semangat. Pernak-pernik persoalan kecil yang ada di atlet, saya harap segera diselesaikan oleh induk cabang olahraga masing-masing," paparnya.

Sumber : Kemenpora.go.id

Adplus Tokopedia