Magelang Big Fight 2018 : Dua Petinju Asal DIY Tampil Gemilang

Petinju dari Dirgantara BC TNI AU Yogyakarta Alfius Maufani (Sarung Tinju Putih) saat menghadapi Master Suro di Magelang Big Fight 2018, di GOR Samapta Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (11/8/2018) malam. - Harian Jogja/Jumali
12 Agustus 2018 12:55 WIB Jumali Olahraga Share :
Adplus Tokopedia

Harianjogja.com, MAGELANG - Dua petinju asal sasana Dirgantara BC TNI AU Yogyakarta, Yohanis Tatul dan Alfius Maufani berhasil meraih prestasi gemilang pada pertandingan tinju profesional Magelang Big Fight 2018, di Gedung Olahraga Samapta Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (11/8/2018) malam.

Turun di kelas Bantam 53,5 Kilogram versi KTPI, petinju Yohanis Tatul dari sasana Dirgantara TNI AU Yogyakarta berhasil meraih kemenangan atas Pradatiya Alfarez dari sasana Wiron Boxing Camp Banjarnegara. Yohanis berhasil menang KO 2 atas Pradatiya Alfarez setelah menjalani pertandingan 6 ronde.

Sedangkan petinju dari Dirgantara BC TNI AU Yogyakarta lainnya, yakni Alfius Maufani berhasil menggondol sabuk emas Walikota Magelang. Turun di kelas ringan junior 58,9 Kilogram, petinju peringkat 7 Nasional ini berhasil menang angka atas petinju peringkat ke-5 Nasional Master Suro dari Master Cama Magelang.

Sementara di kelas Bulu 57,1 Kilogram versi KTPI petinju Jufro Kakahure asal sasana Aquase Boxing Camp Tangerang berhasil menang KO 2 atas Kino Bagelan dari sasana Wangunrejo Boxing Camp Purworejo setelah menjalani pertadingan 6 ronde.

Sementara di kelas ringan 61,2 Kilogram. Mantan juara FABA dari Sasana PT UBS Boxing Camp Surabaya berhasil menang angka 61,0 dari mantan juara WBO Asia Pasific dari sasana Boxing Camp Jakarta, Isack Letidena Yunior. Isack sempat menahan Roy dengan hasil draw/ seri di pertandingan 12 ronde tersebut.

Adapun untuk sabuk emas Bupati Purworejo berhasil digondol oleh petinju asal Sukoharjo yang merupakan peringkat ke2 nasional di kelas ringan Junior, Roy Raharjo. Petinju dari Bayu Boxing Camp Sukoharjo ini berhasil menang angka dari petinju asal Algojo Boxing Camp Gunungkidul Hendy Luis dalam pertandingan 8 ronde.

Inspektur pertandingan Andrian Ingratubun mengatakan, ada 10 partai tinju amatir sebagai eksebisi dan 5 partai profesional yang memperebutkan Sabuk Juara Nasional, Sabuk Emas Walikota Magelang, dan Sabuk Emas Bupati Purworejo. Ada juga partai tambahan perbaikan peringkat nasional pada gelaran bertajuk Magelang Big Fight 2018.

"Setelah kejuaraan besok hasilnya akan dikirimkan ke WBA Asia dan WBC Asia. Tujuannya apa, agar para petinju bisa segera mengetahui peringkat dia di dua badan tinju itu sejauh mana dan mengukur kekuatan untuk bertanding di pertandingan selanjutnya," papar dia.

Magelang Big Fight 2018 sendiri digelar oleh promotor asal Purworejo Milasari Anggraini dan V's Boxing Promotions. Milasari yang
lama bergelut sebagai pebisnis, berharap event pertama di Magelang mampu membangkitkan gairah anak muda di Magelang, juga di Purworejo dan Wonosobo.

"Harapannya, mereka mampu menjadi petinju andal yang bisa mengharumkan nama daerah dan mengibarkan Merah Putih di pentas dunia," katanya.

Adplus Tokopedia