Asian Para Games 2018, Tim Psikolog Dongkrak Prestasi Atlet Indonesia

Sprinter Indonesia Sapto Yogo Purnomo melakukan selebrasi sambil membawa bendera Merah Putih usai menjuarai final 100 meter putra T37 Asian Para Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
10 Oktober 2018 23:45 WIB Muhammad Ridwan Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Indonesia berhasil mengumpulkan 86 keping medali, termasuk 23 medali emas hingga hari kelima gelaran Asian Para Games 2018.

Capaian 23 medali emas ini telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah, yaitu sebanyak 16 medali.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengungkapkan kesuksesan atlet Indonesia tidak terlepas dari peran yang diberikan tim psikolog yang telah disiapkan Chef de Mission (CdM) Indonesia.

“Dari CdM kemudian kami perkuat, kami dorong, dan terus terang saya melihat hasil yang bagus banget. Tetapi, sekarang lebih maksimal, karena atlet disabilitas ini membutuhkan sentuhan khusus, butuh pendekatan khusus, stimulan-stimulan yang sangat khusus, sampai komunikasinya harus dengan bahasa yang rileks sekali. Ini penting,” ujarnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Selain itu, tim CdM juga berperan penting untuk memotivasi dan memberikan semangat lebih untuk para atlet.

Imam menerangkan tim psikologi disiapkan selama 24 jam, bahkan saat akan tidur pun didampingi agar benar-benar bisa beristirahat dengan baik. Tim tersebut bertugas mengatasi hal-hal non teknis yang dihadapi para atlet.

Tim psikolog disiapkan untuk seluruh cabang olahraga masing-masing, dengan jumlah pendamping 1-2 orang tergantung pada jumlah atlet.

“Ini menjadi pelajaran penting bagi kita ke depan untuk multievent berikutnya, kita harus mengawal setiap saat agar motivasi atlet betul-betul bulat,” tambahnya.

Sumber : JIBI/BisnisIndonesia