Khabib Nurmagomedov Ancam Siap Mundur

Khabib Nurmagomedov (kanan) melawan Conor McGregor. (Reuters/Stephen R. Sylvanie)
12 Oktober 2018 19:45 WIB Ahmad Baihaqi Olahraga Share :

Harianjogja.com, SOLO -Dalam pertarungan UFC, Khabib Nurmagomedov berhasil mengalahkan Conor McGregor. Kini petarung asal Rusia itu mengancam mundur dari UFC sebagai bentuk pembelaan terhadap rekannya.

Seperti diketahui, Khabib berhasil mengalahkan McGregor dalam pertarungan UFC 229 untuk mempertahankan sabuk kelas ringannya, akhir pekan lalu. Namun setelah berhasil memenangkan pertandingan, Khabib justru terlibat keributan.

Khabib melompat keluar arena untuk menyerang kubu McGregor. Khabib tak terima atas hinaan kubu McGregor yang mengandung unsur rasis. Dalam keributan itu, petarung yang merupakan rekan satu tim Khabib, Zubaira Tukhugov, terlihat ikut menyerang McGregor.

Atas tindakannya itu, Tukhugov terancam mendapat sanksi dari UFC. Kabarnya, hukuman itu berupa pembatalan duel Tukhugov melawan Artem Lobov. Khabib pun tak terima dengan hukuman yang ditujukan kepada rekannya. Dia bahkan mengancam mundur apabila hukuman untuk Tukhugov benar diberikan.

"Dalam hal apapun, hukum saja saya, @zubairatukhugov tidak ada hubungannya dengan kejadian itu. Jika Anda berpikir saya akan diam, Anda keliru. Anda akan membatalkan pertarungan Zubaira dan ingin memecatnya hanya karena dia memukul Conor. Tetapi jangan lupa, Conor duluan yang telah memukul saudara saya yang lain, bisa diperiksa videonya," tulis Khabib di akun Instagram pribadinya, @khabib_nurmagomedov, Jumat (12/10/2018).

"Jika Anda memutuskan untuk memecatnya, Anda harus tahu bahwa Anda akan kehilangan saya juga. Kami tidak pernah menyerah pada saudara-saudara kami di Rusia dan saya akan perjuangkan itu. Jika Anda masih memutuskan untuk memecatnya, jangan lupa kirimi saya kertas kontrak saya yang rusak, kalau tidak, saya akan memutuskannya sendiri."

"Dan satu hal lagi, Anda dapat menyimpan uang saya yang Anda tahan. Anda cukup sibuk dengan itu, saya harap itu tidak akan terjebak di tenggorokan Anda. Kami telah membela kehormatan kami dan ini adalah hal yang paling penting. Kami berniat untuk pergi sampai akhir," tutupnya.

Sumber : JIBI/Solopos