Dikalahkan Ginting di Fuzhou China Open, Begini Respons Jojo

Pemain tunggal putra Indonesia Jonatan Christie - JIBI/Dwi Prasetya
08 November 2018 20:46 WIB Andhika Anggoro Wening Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Di turnamen Fuzhou China Open 2018, Anthony Sinisuka Ginting berhasil mengalahkan Jonatan Christie. Ginting pun berhak untuk melaju ke babak perempat final Fuzhou China Open 2018. Ginting menang lewat pertandingan tiga game dengan skor 22-20, 20-22, 21-11, dengan durasi selama 71 menit.

Pada game pertama, Jonatan sudah memimpin jauh 17-12, namun perlahan Ginting menyamakan kedudukan menjadi 17-17 dan akhirnya memenangkan setting point 22-20.

"Saya sudah leading di game pertama tapi tidak bisa menyelesaikan, itu cukup fatal karena game pertama adalah modal buat saya. Ini saya jadikan pengalaman, saya harus lebih siap lagi," kata Jonatan dalam situs resmi PBSI, Kamis (8/11/2018).

"Di game pertama saya ketinggalan tapi saya berpikir kalau game ini belum selesai dan saya masih punya kesempatan," ungkap Ginting.

Di game kedua, Jonatan membalas, Ginting yang sudah unggul 15-10, masih terus terkejar oleh Jonatan. Bahkan pada kedudukan match point 20-19, satu angka kemenangan gagal diamankan Ginting, Jonatan merebut tiga angka berturut-turut dan memaksakan dimainkannya game penentuan.

Ginting memegang kendali penuh dalam pertarungan di game ketiga. Jonatan sempat menyamakan kedudukan 9-9, namun Anthony tak mau mengulangi kesalahan yang ia lakukan di game kedua. Bermain cepat dan menyerang, Ginting tak memberikan kesempatan pada Jonatan dan menang dengan selisih angka cukup jauh.

"Saya sudah mengira bakal ramai pertandingannya, kami sudah sering bertemu juga di latihan.

Ginting lebih agresif kali ini. Waktu ketinggalan di game pertama, dia banyak menekan. Pada game terakhir, saya tidak bisa menahan permainannya yang agresif dan cepat," tambah Jonatan yang diakrab dengan Jojo.

"Saya menyayangkan waktu poin saya tersusul di game kedua, padahal sudah match point. Di game pertama Jojo masih agak pasif mainnya, saya lebih inisiatif di permainan depan. Saya hampir tersusul lagi di game ketiga, tapi saya fokus setiap bola naik harus tingkatkan power dan akurasi smash nya. Saya juga sering mengubah tempo permainan," tambah Ginting.

Sumber : Badminton Indonesia