Pemerintah Fokus Regenerasi Atlet Hadapi Sea Games 2019

Ilustrasi: Sprinter junior Indonesia Lalu Muhammad Zohri, asal Nusa Tenggara Barat (NTB), saat meraih medali emas dalam IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia pada Rabu (12/7). - Twitter IAAF
14 Desember 2018 21:45 WIB Lingga Sukatma Wiangga Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Regenerasi atlet menjadi perhatian pemerintah untuk menghadapi Sea Games 2019 di Filipina, November - Desember tahun depan. Diharapkan atlet-atlet Indonesia bisa menorehkan hasil lebih baik dari Asian Games 2018.

Seperti diketahui, dalam Asian Games 2018 Indonesia menempati peringkat keempat dalam daftar perolehan medali.

Peringkat tersebut melebihi ekpektasi pemerintah yang memasang target 10 besar. Bahkan, raihan tersebut naik drastis dari peringkat 17 pada Asian Games 2014 di Korea Selatan.

Ihwal regenerasi atlet tersebut dibahas dalam rapat evaluasi akhir Asian Games 2018 di Istana Wakil Presiden RI, Jumat (14/12/2018).

Setelah rapat, Ketua Kontingen Atlet Indonesia dalam Asian Games 2018 Syafruddin mengatakan sudah memberikan masukan terkait regenerasi kepada Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi.

Syafruddin yang juga menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengatakan selama ini Indonesia selalu menampilkan atlet yang sama pada perhelatan berbeda.

Dia mencontohkan atlet angkat besi Eko Yuli yang menyabet medali dalam Olimpiade, Asian Games, hingga Sea Games terdahulu.

“Saya sarankan kepada Kemenpora dan KONI dan KOI untuk melakukan training camp itu mulai Januari 2019 dan TC-nya intensif. Juniornya atau layer keduanya itu (ikut) konsisten juga, melapisi seniornya di semua event. Terutama cabang olah raga Olimpiade seperti atletik dan renang,” ujarnya.

Harapannya Indonesia mendapatkan peringkat bergengsi di Sea Games 2019. Dia pun menyarankan ditanamkannya semangat kebangsaan kepada para atlet tersebut seperti yang dilakukan menjelang Asian Games 2018.

Menurut mantan Wakapolri tersebut, regenerasi akan memberikan ruang dan pengalaman bagi atlet junior. Seperti diketahui, lanjutnya, Sea Games 2019 dapat menjadi momentum bagi atlet untuk membuktikan hasil pelatihannya.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi mengamini hal tersebut.

“Apa lagi meraih medali di Asian Games itu tidak harus turun ke level lebih rendah di Sea Games. Biar lebih kompetitif dan menumbuhkan rasa percaya diri bagi atlet junior bertemu dengan atlet-atlet dari negara lain. Regenerasi itu penting sekali,” ucapnya.

Guna menindaklanjuti rencana tersebut, Imam menginstruksikan semua cabang olah raga yang mengikuti Sea Games melakukan hal tersebut.  

Sumber : JIBI/BisnisIndonesia