Jelang MotoGP Barcelona : Trio Pembalap Spanyol Target Menang di Catalonia

13 Juni 2013 17:59 WIB Redaksi Solopos Olahraga Share :

[caption id="attachment_415509" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/13/jelang-motogp-barcelona-trio-pembalap-spanyol-target-menang-di-catalonia-415508/jorge-lorenzo1-2" rel="attachment wp-att-415509">http://images.harianjogja.com/2013/06/jorge-lorenzo1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /> Jorge Lorenzo.dok[/caption]

MADRID-Juara bertahan kejuaraan dunia MotoGP Jorge Lorenzo berusaha meneruskan kemenangan mengesankan seperti di Italia Grand Prix dua minggu lalu, saat perlombaan beralih ke Catalan Grand Prix akhir minggu ini.

Lorenzo, yang sudah menang dua kali di lintasan Montmelo pada 2010 dan 2012, masih dipimpin rekan senegaranya Dani Pedrosa dengan 12 poin setelah menyelesaikan lima putaran balap musim ini, tetapi ia menyatakan berada pada jalur yang benar setelah mendominasi di Italia, setelah sebelumnya tampil mengecewakan di urutan ketujuh Prancis GP bulan lalu.

"Saya amat puas dengan hasil yang kami dapatkan di Mugello," katanya seperti dilansir dalam laman Tim Yamaha.

"Dibandingkan dengan Mugello, Montmelo lebih lambat tetapi setidaknya tidak ada gigi satu di tikungan dan saya berharap ini akan lebih banyak menolong kami. Ini lintasan bagus bagi kami dan kami akan mengulang kemenangan kami. Hasil ini akan bagus bagi kedudukan kami dalam klasemen," katanya.

Pedrosa berharap dukungan penonton tuan rumah menjadi keberuntungan baginya untuk meraih kemenangan ketiga musim ini.

Pebalap berusia 27 tahun yang menggenjot Honda itu pun mengatakan ia yakin akan menang di perlombaan itu dan menyatakan bahwa Montmelo merupakan sirkuit kesukaannya dan sulit memprediksi kehebatan Yamaha dan Honda karena keduanya kini memiliki kesamaan "heat-to-head".

"Saya merasa lebih gembira dapat tampil lagi dalam perlombaan mendatang karena saya selalu merasa takjub berlomba di sirkuit itu," katanya dalam laman motogp.com.

"Saat ini sulit mengatakan apakah ini merupakan sirkuit Honda atau sirkuit Yamaha, tetapi saya berharap kendaraan saya melaju dengan lancar agar kami dapat bersaing dengan benar lawan Yamaha.

Saya katakan, kemenangan di sini merupakan kunci dalam klasemen umum, karena lawan penantang kuat, sehingga podium amat penting," ujarnya.

Masiha da pebalap Spanyol lainnya yang mengincar kemenangan dalam perlombaan itu, rekan setim Pedrosa, pebalap muda Marc Marquez, yang saat ini berada di urutan ketiga klasemen sementara, pada tahun pertamanya mengikuti perlombaan Moto-GP.

Setelah menunjukkan kejutan demi kejutan, ketika ia finis di atas podium pada tiap lomba dari empat putaran lalu, termasuk sebagai pebalap termuda yang memenangi Moto-GP, ketika ia menang di Amerika Serikat Grand Prix. Tapi pebalap berusia 20 tahun, Marquez, kalah atas teman setimnya, ketika ia mengalami kecelakaan, padahal ia sudah hampir menjadi runners-up ketika melewati Pedrosa di Mugello.

Ia menyatakan sudah siap berlomba akhir minggu ini bahkan ia sudah tidak sabar adu kecepatan di lintasan itu.

"Setelah mengalami kecelakaan di Mugello, saya benar-benar tidak sabar membalap di kampung halaman saya di Mugello," katanya dalam motogp.com.

"Saya amat santai setelah mendatangi Dr Mir minggu lalu dan ia mengatakan tidak ada masalah dengan cedera saya dan saya sudah mulai merasa prima 100 persen lagi," katanya.

"Ini sirkuit dimana semua pebalap mengenalnya dengan baik, dibanding saya, sehingga mereka pasti susah dilewati. Tapi kami tteap dengan program kami, bekerja keras dan mencoba melakukan yang terbaik," katanya.