PASERBUMI : Musim Lalu Tak Optimal, Ini penyebabnya

01 Januari 2015 09:20 WIB Arief Junianto Olahraga Share :

Paserbumi pada musim lalu tak berjalan optimal. Lemahnya koordinasi menjadi salah satu penyebab.

Harianjogja.com, BANTUL-Tak optimalnya keberadaan Paserbumi musim lalu, menurut dia disebabkan lemahnya koordinasi antara Dewan Pengurus Pusat (DPP) Paserbumi dengan kalangan suporter di akar rumput. Oleh karena itulah, di masa-masa awal tugasnya, ia akan kembali menjalin koordinasi yang sempat terputus tersebut. Untuk melakukan hal itu, ia yakin tak akan banyak menjadi soal, mengingat hampir semua suporter Paserbumi telah mengenal dirinya sebagai salah seorang sesepuh di kelompok suporter yang identik dengan warna merah itu.

Popularitasnya yang tinggi itu juga bakal dimanfaatkannya untuk merangkul kelompok suporter lainnya yang ada di Bantul. Pasalnya, beberapa kelompok suporter yang bermunculan di Bantul, sejatinya merupakan tokoh-tokoh lama suporter pendukung Persiba yang tentu saja mengenal baik dirinya.

Pria kelahiran 5 Oktober 1973 itu mengatakan, dalam waktu dekat akan segera berkomunikasi dengan pihak manajemen Persiba guna membahasĀ persiapan pembentukan tim. Secara pribadi, ia ingin nantinya ada kesamaan visi dalam perekrutan pemain antara manajemen dan suporter.

"Jadi sebisa mungkin, kami [suporter] tidak terlalu banyak intervensi perekrutan pemain," tuturnya.

Tak hanya itu, dalam waktu dekat pihaknya akan membahas regulasi statusnya sebagai Lurah Paserbumi. Regulasi itu sendiri berkaitan dengan masa jabatan dan pembentukan pengurus.

"Saya sendiri belum tahu, periodesasi jabatan saya ini meneruskan Lurah lama atau diberikan periode baru. Selain itu, saya juga akan membentuk pengurus yang berisikan orang-orang militan, bukan cuma orang-orang yang mendapatkan dukungan," tegasnya.