ANGKAT BESI : Cahyo Jadi Ketua PABBSI DIY

23 Maret 2015 23:20 WIB Olahraga Share :

Angkat besi terutama untuk Pengda PABBSI memiliki ketum baru.

Harianjogja.com, JOGJA - Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Angkat Besi Berat Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) DIY resmi melantik Cahyo Alkantana sebagai ketua umum periode 2015-2018.

Pelantikan terhadap Cahyo dilakukan di Gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (22/3/2015).

Sebagai ketua baru, Cahyo langsung memikul beban berat untuk mengangkat prestasi para atlet. Pasalnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY langsung mematok pencapaian satu medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016.

“Keinginan dari Ketum KONI DIY, GBPH Prabukusumo kemarin tak muluk-muluk, beliau hanya berharap kepada Pengda PABBSI DIY untuk bisa meraih prestasi maksimal di PON mendatang. Harapannya, bisa membawa pulang satu medali emas saja dari ajang tersebut, KONI DIY sudah sangat berterimakasih,” papar Kepala Bidang
Organisasi KONI DIY Suhartono ST di sela-sela acara di Gedung FIK UNY kemarin.

Selain berharap bisa meraih medali emas di ajang PON, KONI DIY juga berharap kepada kepengurusan baru Pengda PABBSI untuk dapat menyukseskan tiga agenda terdekat yang segara akan dijalani yakni Pra PON, Pekan Olahraga Daerah dan PON. Dengan tahapan-tahapan yang harus dijalani tersebut, pihaknya berharap, PABBSI DIY bisa menjaring atlet-atlet terbaik untuk maju ke tingkat nasional.

Mengingat cukup banyaknya atlet potensial yang ada di DIY dan banyaknya kejuaraan di level daerah maupun nasional, KONI DIY berpesan agar nantinya pemilihan atlet yang akan mewakili DIY bisa dipilih secara fair dan benar-benar objektif.

“Jangan sampai ada subjektifitas dalam pemilihan atlet, sehingga atlet yang mewakili DIY benar-benar yang
terbaik,” tandasnya.

Menanggapi keinginan dari KONI DIY untuk bisa meraih medali emas di ajang PON, Ketum Pengda PABBSI DIY, Cahyo Alkantana menegaskan kesiapannya untuk berusaha keras mewujudkan target yang diharapkan oleh induk organisasi olahraga di DIY tersebut. Meskipun jika dilihat dari sejarah, memang prestasi PABBSI di DIY memang kurang menonjol di level nasional.

“Kami memang menyadari kekurangan kami dimana tujuh dekade, belum bisa berprestasi. Namun, kami bertekad untuk berprestasi ke depannya. Kemarin saya menyaksikan ajang Popda DIY dan di sana sangat banyak bibit-bibit atlet tingkat pelajar di DIY. Ke depan kami ingin memaksimalkan mereka agar kami punya regenerasi potensial di cabor ini,” tegas Cahyo.