PROLIGA 2016 : Jakarta Elektrik Bertekad Kembali Kawinkan Gelar

Para atket bola voli Jakarta Elektrik PLN berfoto bersama seusai pertandingan grand final Pertamina Proliga 2015 di GOR Amongrogo, Umbulharjo, Kota Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (19/4/2015). Jakarta Elektrik PLN berhasil menjadi juara pertama Pertamina Proliga 2015 Putri setelah mengalahkan Jakarta PGN Popsivo dengan skor 3-1 (23-25, 25-16, 27-25 dan 25-16). (JIBI/Solopos/Antara - Andreas Fitri Atmoko)
04 Februari 2016 05:35 WIB Redaksi Solopos Olahraga Share :

Proliga 2016 menjadi pembuktian Jakarta Elektrik PLN. Klub bola voli yang berasal dari Jakarta tersebut bertekad kembali mengawinkan gelar.

 

 

Harianjogja.com, JAKARTA — Tim Jakarta Electric PLN bertekad kembali mengawinkan gelar kompetisi bola voli tertinggi di Tanah Air yaitu Proliga 2016 setelah persiapan yang dilakukan oleh klub asal Jakarta itu sejak awal Desember 2015 dinilai sudah maksimal.

Ketua Umum Jakarta Electric PLN Danni Irawan di Jakarta, Rabu (3/2/2016) mengatakan, tim putra dan putri yang ada saat ini telah menemukan ritme permainan meski ada beberapa pemain baru yang masuk. Melihat perkembangan saat ini kedua tim sudah siap untuk bersaing.

"Target jelas juara. Seperti tahun lalu. Kedua tim mampu mengawinkan gelar," katanya di sela launching tim untuk Proliga 2016 di FX Senayan, Jakarta.

Jakarta Electric PLN merupakan tim yang cukup siap untuk mengarungi Proliga 2016 yang akan digulirkan pada pertengahan bulan ini. Terbukti, baik tim putra dan putri sudah menemukan formasi terbaik dan kedua tim juga mengandalkan pemain asing.

Tim putra Jakarta Electric saat ini tetap dikendalikan pelatih veteran Putut Marhaento. Adapun pemusatan latihan diboyong ke Yogyakarta. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan program termasuk mempermudah untuk mencari tim yang menjadi lawan latih tanding.

"Kami terus latihan bersama untuk memperkuat team work karena itu salah satu kunci menjadi tim kuat. Jangan sampai mengandalkan individu. Makanya selama di Yogyakarta terus digembleng apalagi ada tim Yuso Electric yang bisa menjadi mitra," kata manajer tim putra Electric PLN, Heri Priambodo.

Menurut dia, selain mengandalkan pemain lama sepert Sigit Hermanto serta pemain asingnya Osmani Camejo, Electric PLN juga terus menambah kekuatan dari pemain baru. Bahkan saat ini Electric PLN mendatangkan satu pemain asing asal Brasil yaitu Clinty.

"Camejo sudah klob dengan tim karena tahun lalu sudah bergabung. Untuk Clinty memang sedikit ada masalah terutama makanan. Tapi saat ini mulai bisa menyesuaikan diri," katanya.

Tim putri juga tidak mau ketinggalan. Tim besutan Tien Mei juga terus menjalani pemusatan di Jakarta. Untuk tahun ini, Electric PLN tetap mengandalkan pemain yang musim lalu membawa tim ini juara seperti Aprilia Manganang, Berlian Marsheila hingga Yolla Yuliana.

Meski kedua tim sudah siap, tantangan pada Proliga 2016 dinilai akan lebih ketat karena posisi kedua tim sebagai juara bertahan. Seluruh peserta dipastikan akan membidik tropi juara yang saat ini dipegang oleh Electric PLN. Tim kuat yang mulai mengincar diantaranya Jakarta Pertamina, Bank Sumsel Babel, Samator hingga Jakarta BNI.

"Memang akan lebih ketat, tapi kami semua sudah siap. Persiapan untuk menghadapi Proliga 2016 saya kira sudah cukup dan tinggal menjalani pertandingan," kata kapten tim putri Jakarta Electric PLN, Aprillia Manganang.