PROLIGA 2016 : Mundurnya Valeria Manokwari Tak Pengaruhi Ketatnya Persaingan di Proliga

Para atket bola voli Jakarta Elektrik PLN berfoto bersama seusai pertandingan grand final Pertamina Proliga 2015 di GOR Amongrogo, Umbulharjo, Kota Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (19/4/2015). Jakarta Elektrik PLN berhasil menjadi juara pertama Pertamina Proliga 2015 Putri setelah mengalahkan Jakarta PGN Popsivo dengan skor 3-1 (23-25, 25-16, 27-25 dan 25-16). (JIBI/Solopos/Antara - Andreas Fitri Atmoko)
11 Februari 2016 01:35 WIB Redaksi Solopos Olahraga Share :

Proliga 2016 segera dihelat. Meski Valeria Manokwari Papua Barat mundur, persaingan di Proliga musim ini dinilai tetap ketat.

 

 

Harianjogja.com, JAKARTA — Manajemen kompetisi bola voli tertinggi di Tanah Air, Pertamina Proliga 2016, mengklaim jika persaingan baik tim putri maupun putra akan ketat meski jumlah peserta yang akan bersaing mengalami penurunan dibandingkan musim lalu.

"Kompetisi tahun ini kami rasa akan menyajikan kompetisi yang berkelas, apalagi banyak pemain kelas dunia yang akan turun pada kompetisi bergengsi ini," kata Direktur Proliga Hanny S. Surkatty di sela launching Pertamina Proliga 2016 di Jakarta, Rabu (10/2/2016).

Beberapa pemain kelas dunia dipastikan mewarnai gelaran Pertamina Proliga 2016 yang akan dimulai di Malang, Jumat (19/2/2016), di antaranya Logan Tom. Mantan pemain timnas Amerika Serikat berusia 34 tahun ini akan memperkuat tim putra Jakarta Pertamina.

Tidak ketinggalan tim putri Gresik Petrokimia. Tim asal Jawa Timur akan menggunakan jasa mantan pemain timnas Amerika Serikat yaitu Alaina Bergsma. Pemain voli handal ini bahkan juga dikenal sebagai Miss Oregon 2012.

"Setiap tim minimal harus mempunyai satu pemain asing. Kalau tidak pakai, akan mendapatkan denda. Kenapa harus menggunakan jasa pemain asing? Jawabannya adalah agar ada transfer ilmu, kemampuan, dan kedisplinan untuk pemain Indonesia," katanya.

Meski banyak pemain bintang, menurut dia, tidak berlaku bagi jumlah tim yang berpartisipasi, terutama di sektor putri. Menjelang digulirkan, satu tim yaitu Valeria Manokwari Papua Barat mengundurkan diri dari hingar bingar Pertamina Proliga 2016.

Mundurnya Valeria Manokwari membuat jumlah tim putri hanya lima, yaitu Jakarta Pertamina Energi, Jakarta Electric PLN, Gresik Petrokimia, Jakarta PGN Popsivo, dan tim pendatang baru, yaitu Bekasi BVN.

Tim putra tetap enam, yaitu Jakarta Pertamina Energi, Jakarta, Electric PLN, Surabaya Samator, jakarta BNI 46, Palembang Bank Sumsel Babel, dan tim pendatang baru asal Jawa Barat, yaitu Bekasi BVN.

"Untuk putri ada tiga tim yang tidak turun musim ini, yaitu Jakarta BNI 46, Jakarta Bank DKI, dan Valeria. Untuk BNI dan Bank DKI, statusnya habis kontrak. Namun, untuk Valeria sebenarnya masih terikat kontrak. Pasti akan ada konsekuensinya," kata Hanny.

Pada kompetisi musim ini, hampir semua tim melakukan perombakan pemainnya. Bahkan, banyak yang mengandalkan pemain muda. Meski demikian, semua tim yang bakal turun cukup percaya diri untuk membidik juara Pertamina Proliga musim ini.

"Kami memang tim dari daerah. Akan tetapi, kami akan membuktikan jika mampu. Kami sama-sama ingin menjadi yang terbaik dengan cara yang 'fair play'," kata tim manajer Gresik Petrokimia, Samsul Huda di sela launching Proliga 2016.

Menurut dia, kehadiran pemain asal Amerika Serikat diharapkan mampu memacu semangat pemain yang dimiliki saat ini.

Ia menyatakan optimistis antara tim lokal dan asing mampu bersinergi untuk menjadi yang terbaik.