PON 2016 : Wagub Jabar Nilai Upacara Pembukaan dan Penutupan PON Jadi Panggung Para Legenda

Deddy Mizwar (Twitter)
12 Februari 2016 04:35 WIB Redaksi Solopos Olahraga Share :

PON 2016 akan digelar di Jawa Barat. Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menilai bahwa upacara pembukaan dan penutupan PON akan menjadi panggung bagi para legenda.

 

 
Harianjogja.com, BANDUNG — Upacara pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 akan menjadi panggung para legenda baik di bidang olahraga, seni maupun tokoh nasional yang akan dihadir menjadi bagian dari perhelatan olahraga empat tahunan itu.

"Motto PON XIX/2016 'Berjaya di Tanah Legenda' itu bukan berarti kita memunculkan sosok legenda, tapi mereka yang dihadirkan nanti adalah para legenda di bidang masing-masing untuk PON XIX/2016," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Bandung, Kamis (11/2/2016).

Ia menyebutkan konsep legenda akan melekat pada upacara pembukaan PON XIX/2016 dimana semua legenda nasional khususnya di bidang olahraga akan hadir dan menjadi bagian dari sejarah PON XIX/2016.

"Selain legenda olahraga yang telah berkiprah di masa lalu, seluruh kegiatan juga akan melibatkan para legenda, music director yang akan dilibatkan, koreografer legendaris serta lainnya," kata Deddy.

Namun tidak disebutkan para legenda yang akan menjadi bagian utama dari upacara pembukaan PON XIX/2016. Akan tetapi menurut Deddy, PB PON XIX/2016 telah melakukan pendekatan terhadap para legenda untuk bisa tampil pada perhelatan akbar olahraga nasional itu.

"Konsepnya kita sedang matangkan, dan para legenda itu akan hadir dan menampilkan karya besarnya pada PON XIX/2016 nanti," kata Deddy.

Sejumlah legenda olahraga dari berbagai cabang olahraga akan hadir, berkonvoi atau menjadi tamu kehormatan PON XIX/2016. Para legenda akan mendapat apresiasi dan tempat khusus "The Legend" di tribun kehormatan PON XIX/2016 itu.

Setiap kontingen akan melakukan konvoi dikawal oleh legenda olahraga dari daerah masing-masing. Upacara pembukaan PON XIX/2016 akan dikemas seheboh mungkin serta diawali dengan "Tribute to Legend".

"Selain menampilkan para legend, temanya juga menyangkut kultur dan "Tanah Legenda" nantinya tergambar seperti apa Jawa Barat, alamnya, seninya, potensinya dan juga budayanya," kata Deddy Mizwar.

Ia menyebutkan tiga bulan menjelang perhelatan akbar itu digelar, ditargetkan semuanya sudah disiapkan, sehingga pada saatnya perhelatan semua Legenda hadir dalam penampilan terbaiknya.

"Persiapan dilakukan tiga bulan, semuanya disiapkan secara matang. Pada pembukaan PON XIX/2016 akan ditumpahkan karya dan ide brilian untuk menjadikan prosesi itu berkesan dan menjadi kenangan yang tak terlupakan," kata Deddy Mizwar menambahkan