MASA DEPAN PEMBALAP : Kadin Galang Dana Untuk Rio Haryanto

Rio Haryanto (JIBI - Dok)
18 Februari 2016 00:35 WIB Redaksi Solopos Olahraga Share :

Masa depan pembalap asal Indonesia Rio Haryanto di Formula One belum ada kejelasan. Kabar terakhir menyebutkan, Kadin berencana menggalang dana untuk membantu Rio Haryanto.

 
Harianjogja.com, JAKARTA — Kamar Dagang Indonesia bakal menggalang dukungan dana untuk Rio Haryanto setelah pebalap andalan Indonesia itu, kesulitan biaya untuk tampil pada kejuaraan bergengsi Formula 1 2016 bersama dengan Tim Manor Racing.

Ketua Kadin Rosan P Roeslani mengatakan, pertemuan untuk menentukan bentuk dukungan tersebut akan segera dilakukan mengingat batas waktu untuk memenuhi persyaratan agar bisa turun pada balapan jet darat itu sudah dekat.

"Nanti malam baru akan ada pertemuan. Untuk kami, membantu semua kegiatan olahraga memang harus dilakukan. Ini demi Indonesia," katanya di sela pelatihan kepengurusan PB PABBSI di Kantor KONI Senayan, Jakarta, Rabu (17/2/2016).

Meski pertemuan belum dilakukan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pengurus maupun anggota Kadin. Hanya saja untuk detailnya baru akan diputuskan setelah pertemuan.

"Kalau untuk pribadi jelas saya akan berusaha memberikan yang terbaik," kata Roeslani yang baru saja dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman sebagai Ketua PB PABBSI periode 2015-2019 itu.

Sebelumnya, Rio Haryanto dan manajemennya bertemu dengan pengusaha nasional Sandiaga Uno untuk meminta dukungan dana karena untuk bisa tampil di Formula 1 dengan Tim Manor Racing membutuhkan 15 juta Euro. Dana awal yang harus dibayarkan sebesar tiga juta Euro.

Menurut pengakuan manajemen Rio Haryanto, uang muka tiga juta Euro sudah dibayar. Namun, informasi yang berkembang uang muka yang harus dibayarkan oleh pebalap asal Solo itu naik menjadi 5,5 juta Euro karena melampaui batas yang telah ditetapkan.

Dengan kondisi tersebut, Rio Haryanto terus berupaya mencari dukungan dana dari pihak lain karena pada 22 Februari nanti latihan Formula 1 di Barcelona Spanyol telah dilakukan. Apalagi dana dari pemerintah dan Pertamina belum cair.

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berdasarkan kesepakatan yang ada akan memberikan dukungan Rp100 miliar. Hanya saja pencairannya masih terkendala birokrasi. Begitu juga dana Pertamina 5,2 juta Euro yang belum cair pula.

Posisi Rio Haryanto di Tim Manor Racing terbilang cukup rawan karena satu dari dua kursi yang diperebutkan telah diisi oleh pebalap lain. Saat ini tinggal satu kursi yang akan diperebutkan oleh tiga pebalap.