IBL 2017 : Dapatkan Padgett dan Corbin, Bima Perkasa Jogja Cuci Gudang

JIBI/Harian Jogja - dokumen
07 Desember 2016 10:55 WIB Jumali Olahraga Share :

IBL 2017, Bima Perkasa mendapat dua pemain asing.

Harianjogja.com, JOGJA — Langkah cepat dilakukan oleh Bima Perkasa Jogja jelang digelarnya Indonesian Basketball League (IBL) 2017, 20 Januari mendatang.

Setelah mendapatkan dua pemain asing, yakni James Padgett dan Tyrell Corbin pada IBL Draft Foreign Player yang digelar di Financial Club, Jakarta, Senin (5/12/2016) malam, manajemen tim yang dulu bernama Bimasakti Malang memastikan hanya mempertahankan dua pemain lamanya. Adapun satu dari dua pemain lama tersebut adalah  Yanuar Dwi Priasmoro.

“Hanya dua pemain lama. Kami masih mencari 4 pemain lagi,” ujar Manajer Bima Perkasa Jogja, Andreas “Kobo” Candra Wibowo kepada Harianjogja.com, Selasa (6/12/2016) siang.

Kobo yang juga pengurus Perbasi Kota Jogja ini mengungkapkan, kapten Bimasakti ini dipertahankan dengan alasan penampilannya cukup baik pada musim lalu. Meski gagal mengantar ke babak playoff, pemain berpostur 178 sentimeter ini mampu mencatatkan 11.73 point per game, 2.62 average per game dan 3.92 rebound per game.

Sementara untuk kedua legiun asing di Bima Perkasa musim depan, Kobo berharap keduanya mampu menampilkan permainan maksimal dan membawa tim lolos ke babak playoff. Meski belum mengetahui benar kekuatan dari kedua legiun asingnya, namun Kobo akan memaksimalkan Tyrell Corbin di posisi point guard dan Padgett di posisi center.

James Padgett adalah pemain kelahiran Brooklyn, New York, 25 tahun ini memiliki postur 2.03 meter dan berat 107 Kg dan berposisi sebagai Forward. Sebelum bermain di Indonesia, Padgett sempat membela Maryland Terrapins Mens, klub di Divisi I NCAA. Sementara Tyrell Corbin, 24, memiliki postur 185 sentimeter dan sempat bermain di kompetisi basket Mongolia. Putra dari asisten pelatih Sacramento Kings ini sempat bermain untuk Cal State Bakersfield dan masuk dalam draft list pemain NBA 2015.

“Kami berharap kedua pemain ini mampu mengangkat performa tim. Sejauh ini kami masih terus melengkapi tim jelang digulirkannya seri pertama,” harap Kobo.

Sementara pemilik Bima Perkasa Jogja, Edi Wibowo mengatakan, sejumlah uji coba telah direncanakan sebagai persiapan awal timnya, termasuk melawan salah satu peserta IBL.

Menurut dokter spesialis mata salah satu rumah sakit di Jogja ini, laga uji coba tak hanya digelar di kandang. Namun, juga digelar di luar kandang. Melalui laga uji coba, kekompakan Yanuar Dwi Priasmoro dan kawan-kawan akan lebih terukur. Selain itu, diharapkan lewat uji coba, melawan salah satu peserta IBL, kekuatan Bima Perkasa mampu terlihat menjelang ambil bagian di kompetisi bola basket tertinggi di Tanah Air ini.

Meski demikian, Edi belum memastikan secara pasti tanggal pelaksanaan laga uji coba tersebut. Padahal, Bima Perkasa menargetkan lolos babak playoff pada musim ini.

"Soal kepastian tim IBL, kami masih menunggu sampai tanggal 14 Desember. Karena, banyak yang baru menyusun tim dan pekan ini banyak transfer pemain terjadi," katanya.

Edi menambahkan, launching perubahan nama tim dari Bimasakti Malang ke Bima Perkasa Jogja akan digelar pada 17 Desember mendatang. Tidak hanya pergantian nama, logo, launching juga dipergunakan untuk mengenalkan skuat Bima Perkasa ke publik DIY.

"Nanti semua akan kami perkenalkan ke masyarakat. Harapannya, masyarakat lebih mengenal kami," harap Edi.