Proliga 2019 Diawali dan Diakhiri di Jogja

Pertandingan final Proliga 2018 di GOR Amongraga Jogja, Minggu (15/4/2018) siang. - IG : PBVSI
28 November 2018 20:24 WIB Sugeng Pranyoto Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Proliga 2019 resmi diluncurkan. Kompetisi bola voli yang kasta teratas Tanah Air itu dimulai dan diakhiri di Jogja.
Proliga 2019 tak diminati oleh banyak klub. Proliga kali ini diikuti lima tim putri dan enam tim putra dengan digelar mulai 7 Desember 2018 hingga 24 Februari 2019.
Kali ini, Proliga melewati delapan kota berbeda. Seri pertama dan final digelar di kota yang sama, Jogja. Seri pembuka dihelat di Gor Amongraga, mulai 7-9 Desember 2018. Sementara, grandfinal digeber pada 24 Februari 2019.
Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty, menyatakan alasan memilih Jogja sebagai pembuka karena selain melihat animo masyarakat juga kapasitas dari gedung cukup besar yakni menampung 7.000 penonton.
"Jumlah itu termasuk yang paling besar di Indonesia. Sebenarnya masih ada satu venue lain di Semarang malah kapasitasnya capai 10.000 tapi sudah tiga tahun direnovasi sampai saat ini belum beres," kata Hanny dalam jumpa persnya di Kantor PBVSI, Jakarta, Rabu (28/11).
Selain itu, masalah operasional juga menjadi pertimbangan lain. "Di Yogyakarta sangat antusias sekali dan kami harus pikirkan dana operasional. Di sana jauh lebih efisien," ujarnya.
"Lalu kenapa bukan pilih venue di Jakarta karena kapasitasnya sama sekitar 7.000 itu karena biaya sewanya juga cukup mahal. 20 kali lipat dari harga sewa di Jogja. Daripada kami bayar segitu lebih baik 19 kali lipatnya untuk pembinaan. Dan Jogja sangat koperatif," katanya.

Sumber : Antara