Program SEA Games-Olimpiade Jalan Terus

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam jumpa pers di Kantor Kementrian Pemuda dan Olagraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Selasa (25/9/2018). - Suara.com/Arief Apriadi
19 Desember 2018 21:59 WIB Sugeng Pranyoto Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tetap melanjutkan program persiapan pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk SEA Games 2019 dan Olimpiade 2020 meski telah terjadi operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung PPITKON Kemenpora, Selasa malam (18/12/2018).

"Kami akan melanjutkan apa yang sudah dicapai pada beberapa bulan terakhir. Kami sudah banyak melakukan hal-hal besar bagi negeri ini pada 2018. Termasuk, kami juga akan melakukan persiapan untuk SEA Games 2019 dan persiapan menuju Olimpiade 2020," ungkap Menpora Imam Nahrawi, dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Menpora mengatakan peristiwa OTT KPK yang melibatkan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Mulyana; Asisten Deputi Olahraga Prestasi, Adhi Purnomo; Bendahara Deputi IV, serta dua staf Deputi IV itu tidak akan menyurutkan institusinya untuk terus meninggikan prestasi olahraga nasional.
"Kami akan terus melakukan upaya sehingga prestasi olahraga Indonesia semakin hari semakin baik," ujar Menpora.

Menpora menyerahkan proses hukum yang sedang ditangani KPK terkait dugaan korupsi dana hibah KONI. "Kemenpora akan terus mendukung sepenuhnya langkah KPK dalam pemberantasan korupsi karena semangat olahraga adalah menjunjung tinggi kejujuran," kata Menpora.
"Kami akan menunggu pengumuman resmi dari KPK setelah itu kami akan mengakomodasi apa yang diharapkan KPK. Kami akan membantu agar proses hukum ini segera selesai dan menjadi pelajaran penting bagi kami," lanjut Menpora.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan sistem pengajuan anggaran pelatnas dari pengurus cabang-cabang olahraga kepada Kemenpora sudah terbentuk dan tidak terpengaruh dengan operasi tangkap tangan KPK di Deputi IV Kemenpora.
"Kami tinggal melanjutkan saja. Jika tidak melanjutkan, itu mengubah sistem. Kami akan melanjutkan apa yang sudah bagus dan mengoreksi apa yang kurang," kata Gatot.

Namun, Gatot mengaku tidak mendapatkan informasi sebelumnya dari Deputi IV, Mulyana, terkait nomor-nomor andalan Indonesia dalam SEA Games 2019 maupun persiapan Olimpiade Tokyo 2020.

Sumber : Antara