AUSTRALIAN OPEN: Andy Murray Pensiun dalam Kepahitan

Andy Murray - Reuters/Luchy Nicholson
14 Januari 2019 22:05 WIB Hanifah Kusumatuti & Budi Cahyana Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Andy Murray mengakhiri karier tenis dalam kepahitan. Petenis asal Skotlandia tersebut terdepak secara prematur dari babak pertama Australian Open dan harus keperkasaan Roberto Baustita Agut selama lima set.

Pertarungan berat dilakoni Murray versus Agut selama empat jam sembilan menit. Murray nyaris menuntaskan pertandingan ini dengan kemenangan dramatis. Setelah menelan kekalahan dalam dua set pembuka, ia mampu memenangi dua set berikutnya lewat tie-break. Sayang pada set kelima alias set penentuan, permainan Murray justru antiklimaks. Petenis berusia 31 tahun tersebut sempat mempertipis ketertinggalan 2-5, tapi Murray akhirnya tak kuasa dan menyerah dengan skor 2-6. Murray kalah dengan skor 4-6, 4-6, 7-6(5), 7-6(4), 6-2.

Murray sepertinya akan menggantungkan raketnya sesuai kekalahan dari Agut. Australian Open disebut-sebut sebagai turnamen terakhir petenis yang mengoleksi tiga gelar grand slam ini. Cedera tulang rusuk bagian kanan memaksa Murray bakal mengakhiri kariernya lebih cepat. Meski begitu, semangat Murray tetap menyala dan dia masih berusaha membuka peluang untuk kembali ke lapangan setelah terdepak dari Australian Open ini.

“Mungkin saya akan kembali melihat Anda semua, saya akan melakukan segala cara sebisa mungkin. Jujur, saya senang bermain di sini selama bertahun-tahun, seandainya ini laga terakhir dalam karierku, seperti yang Anda katakan, ini cara luar biasa untuk menyudahinya, saya kerahkan segalanya sebisa mungkin," ucap Murray, seperti dilansir Reuters, setelah laga.