Belum Dapat Klub, Nasib Eks Penyerang PSS & PSIM Ini Terkatung-katung

Tri Handoko (tengah) - Twitter
09 Mei 2019 20:07 WIB Ivan Andimuhtarom Olahraga Share :

Harianjogja.com, SOLO—Eks penyerang PSS dan PSIM, Tri Handoko, belum mendapatkan klub musim ini. Tri Handoko dalam dua musim terakhir memperkuat Persis Solo dan kali ini tak masuk skema yang akan dipakai pelatih Persis, Agus Yuwono (AY).

Ia juga tak dipanggil lagi sejak dilepaskan musim lalu. Pemain yang memperkuat Laskar Sambernyawa dua musim terakhir tak dipanggil saat Persis mengikuti celebration game melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogja, Januari lalu.

Mantan pemain PSS Sleman, PSIM Jogja, Persipa Pati, dan Perserang Serang itu kemudian hengkang ke PSMS Medan awal Februari lalu. Ia menjalani trial seperti halnya beberapa eks pemain Persis ke klub lain. Ia sempat menjalin kesepakatan lisan dengn PSMS Medan. Namun, konflik internal membuatnya tak mendapat kejelasan masa depan di klub berjuluk Ayam Kinantan tersebut.

Pemain yang akrab disapa Ndok itu juga sempat menjalani trial bersama Lampung Badak FC. Akan tetapi, nasibnya juga belum jelas. “Sepertinya tak jadi [bergabung dengan Lampung Badak FC]. Enggak ada kelanjutan lagi,” ungkapnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Kamis (9/5).

Ndok mengaku belum tahu rencana ke depan sebagai pemain sepak bola. Menurutnya, ia akan mengikuti arus alir kehidupannya.

Pekan lalu, Tri Handoko membantu Sekar Ayu (LDII Selection) menjuarai Persita Cup 1 2019 Piala Bupati Karanganyar. Ndok membantu tim mengalahkan Persita Tasikmadu pada laga final di Lapangan Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar pada Sabtu (4/5).

Pada babak penyisihan, Tri Handoko bermain bersama mantan pemain Timnas Indonesia Budi Sudarsono dan Adam Alis. Saat final, Budi Sudarsono dan Adam Alis tak ikut bertanding.

Sumber : JIBI/Solopos