Masih Redup, Posisi Lorenzo di Honda Terancam

Jorge Lorenzo - Reuters/Susana Vera
17 Mei 2019 21:52 WIB Ahmad Baihaqi Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Repsol Honda dikabarkan bakal mendepak Jorge Lorenzo karena pembalap asal Spanyol tersebut belum menunjukkan performa apik di MotoGP 2019.

Lorenzo dikontrak selama dua musim. Namun ada kemungkinan Lorenzo bakal lebih cepat mengakhiri kontraknya di Honda. Pabrikan asal Jepang itu disebut-sebut akan memecat Lorenzo pada akhir musim ini jika gagal tampil cemerlang.

Dari empat balapan di MotoGP 2019, Lorenzo memang tampil jeblok. Pembalap berjuluk X Fuera itu sama sekali tak berhasil menembus 10 besar. Bahkan satu di antaranya, Lorenzo gagal finis.

Dia pun kini menempati peringkat ke-14 klasemen sementara pembalap Moto Gp 2019 dengan koleksi 11 poin. Jumlah itu tentu jauh tertinggal dari rekan setimnya, Marc Marquez. Sang juara bertahan berhasil memuncaki klasemen dengan raihan 70 poin.

"Saya tak tahu. Anda selalu mendengar rumor semacam itu apabila situasinya buruk, ketika hasilnya tidak positif. Secara personal, tidak ada yang memberi saya ultimatum, tidak ada yang bilang ke saya soal itu," kata Lorenzo menanggapi rumor pemecatannya seperti dilansir Crash.net, Jumat (17/5/2019).

"Kedua belah pihak tahu situasi ini, koneksi antara motor dan pebalap lebih rumit dari yang kami harapkan, untuk bisa meraih hasil yang diinginkan. Kami butuh lebih banyak waktu. Ini bukan koneksi yang alami dengan motor dan kami perlu waktu. Tapi saya tak pernah mendengar ada yang mengultimatum saya, atau semacam itu," jelasnya.

Sumber : JIBI/Solopos