Akademi Basket Berkelas Internasional Dibangun di Jl Magelang

Gubernur DIY Sri Sultan HB X berfoto bersama setelah menerima kunjungan Azrul Ananda, CEO dan Founder DBL Indonesia, beserta tim DBL Indonesia dan Business Partner DBL Academy Jogja, Senin (27/5/2019). - Harian Jogja/Ist.
28 Mei 2019 21:22 WIB Budi Cahyana Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA—DBL Indonesia membangun DBL Academy di Jl. Magelang 165 Km 5. Area akademi basket pertama di DIY yang dibangun di atas lahan seluas 2.000 meter persegi itu memiliki dua lapangan indoor berstandar internasional.

Secara keseluruhan, dua lapangan di DBL Academy Jogja bisa menampung 600 siswa. Saat ini DBL Acedemy sudah berdiri di dua lokasi  di Surabaya, yakni di Graha Pena sejak 2016 dan Pakuwon Mall sejak September 2018. Rencana pendirian DBL Academy di DIY ditanggapi positif oleh Gubernur  DIY Sri HB X.

“Sudah banyak yang mengenal Jogja sebagai kota pelajar. Saya sangat senang ketika banyak pihak ikut memikirkan pengembangan pelajar di Jogja. Termasuk DBL yang menggunakan olahraga basket sebagai wadah untuk membentuk pemimpin penerus bangsa. Saya berharap makin banyak kompetisi agar makin banyak pemain basket nasional lahir di Jogja,” ujar Sri Sultan saat menerima kunjungan CEO dan founder DBL Indonesia Azrul Ananda, di Ruang Wilis Gedung Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Senin (27/5/2019).

Akademi basket dengan fasilitas dan kurikulum internasional ini menyasar anak-anak usia 5 – 15 tahun. HB X mengharapkan semua pihak dapat membangun olahraga dengan proses yang serba terencana dan terukur. “Kecenderungan sekarang tidak lagi peduli pada proses,” ujar Sultan sebagaimana dikutip dari keterangan pers yang diterima Harian Jogja.

Founder dan CEO DBL Indonesia Azrul Ananda menyebutkan perkembangan bola basket di Jogja mendorong perusahaannya terus berekspansi.

“Pada kuartal terakhir 2019 ini, kami akan menghadirkan DBL Academy untuk masyarakat Jogja. Sebuah akademi yang tidak hanya mendidik anak muda untuk berolahraga basket, tetapi juga menanamkan tentang pembangunan karakter, serta pemahaman kebutuhan kesehatan,” jelasnya.

“Kami juga menggunakan kurikulum internasional yang dibuat oleh pelatih-pelatih dari World Basketball Academy, Australia. Serta dilengkapi fasilitas berkualitas.”

“Kami sangat serius dalam menyiapkan kurikulum dengan tujuan agar proses belajar anak bisa menjadi lebih fun melalui olahraga. Selain kurikulum teknis basket, kami juga kuat di pembentukan karakter serta pemahaman nutrisi. Sehingga anak bisa memiliki mental dan fisik pemimpin masa depan,” ujar Azrul.