Rossi & Lorenzo Pertimbangkan Pensiun dari MotoGP

Jorge Lorenzo - Reuters/Jon Nazca
09 Juli 2019 20:12 WIB Chrisna Chaniscara Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Valentino Rossi dan Jorge Lorenzi mempertimbangkan pensiun dari MotoGP menyusul hasil buruk yang mereka dapatkan dalam beberapa musim terakhir. 

Lorenzo dikabarkan tengah mempertimbangkan pensiun dari Moto GP pada akhir musim ini setelah terus mendapatkan cedera dalam setahun terakhir. Juara dunia MotoGP tiga kali itu memang tak pernah kembali ke performa terbaiknya menyusul rentetan cedera tersebut.

Pada GP Jerman akhir pekan lalu, Lorenzo kembali absen dan digantikan Stefan Bradl. Pembalap asal Spanyol itu mengalami cedera retak tulang dan dijadwalkan kembali di GP Republik Cheska, 4 Agustus 2019.

Sebelumnya Lorenzo mengalami retak tulang engkel di GP Aragon musim lalu, cedera pergelangan kiri di GP Thailand. Lorenzo juga mengalami cedera tulang scaphoid yang membuatnya absen di tes pramusim Moto GP 2019 pada Januari dan Februari. Sementara di MotoGP Qatar musim ini, Lorenzo mengalami cedera tulang rusuk.

Sky Sports Italia mengklaim problem cedera tak menjadi faktor tunggal yang melatarbelakangi keinginan Lorenzo pensiun dari Moto GP, ajang yang diikutinya sejak 2002. Pembalap berjuluk X-Fuera itu mengalami kesulitan beradaptasi di Honda, terutama dengan keberadaan Marquez yang terus menunjukkan konsistensi di puncak klasemen.

Karier Lorenzo sendiri terus menurun sejak meninggalkan Yamaha di akhir musim 2016 lalu untuk bergabung Ducati. Selama dua musim bersama Ducati, Lorenzo kenudian pindah ke Repsol Honda pada awal musim ini. 

Sementara, hingga seri kesembilan musim ini, Rossi belum sekali pun memetik kemenangan.

Prestasi terbaiknya sejauh ini adalah runner up di GP Argentina dan GP Amerika Serikat. Setelah itu performa pembalap Italia tersebut menukik tajam dengan gagal meraih poin di tiga seri beruntun yakni GP Italia, GP Barcelona dan GP Belanda. Rangkaian hasil tersebut membuat Rossi tertahan di peringkat keenam klasemen dengan 80 poin, selisih 105 poin dari Marc Marquez sebagai pemimpin klasemen.

“Tentu saja akan jadi sebuah pertarungan menarik dengan Marquez bila kami punya kekuatan yang sama. Namun saat ini hal tersebut tak mungkin sehingga saya harus fokus pada realita yang ada,” ujar peraih tujuh gelar Moto GP tersebut, dilansir GP One, Senin (8/7/2019).

Rossi yang tahun ini menginjak 40 tahun telah menandatangani kontrak dengan Yamaha untuk balapan hingga musim 2020. Namun pemilik nomor 46 itu membuka peluang pensiun lebih cepat apabila performanya tak kunjung membaik pada musim ini.

“Ada beberapa hal yang hanya bisa saya rasakan dan saya akan tahu momen ketika saya tak lagi menginginkan balapan. Ketika kami tak mampu menemukan solusi, maka terus melanjutkan [karier] kemungkinan hanya akan jadi masalah,” kata dia.

Sejak jadi juara dunia Moto GP 2009, Rossi tidak lagi pernah merasakan gelar juara dunia. The Doctor bahkan sudah cukup lama tak mengenyam juara seri, terakhir kemenangannya terjadi di GP Belanda 2017.

“Apakah saya berpikir tidak bisa meraih kemenangan lagi? Saya sudah memenangkan 80 seri Moto GP. Saya akan mengatakan hasil itu bukanlah hasil buruk, dan saya akan baik-baik saja.”

Sumber : JIBI/Solopos