Pembalap Masa Depan Indonesia Mulai Ditempa

Pelatihan AHRS Batch I di Sirkuit Gerry-Mang, Subang, Jawa Barat, 19-21 Juli 2019. - Harian Jogja/Ist
25 Juli 2019 23:07 WIB MediaDigital Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Sebanyak 15 pembalap belia peserta Astra Honda Racing School (AHRS) memulai perjalanannya untuk meraih impian sebagai pebalap kelas dunia. Setelah melalui tahap seleksi yang diikuti lebih dari 80 pembalap, Maret 2019 silam, mereka diasah dalam program pelatihan AHRS Batch I yang dilaksanakan di Sirkuit Gerry-Mang, Subang, Jawa Barat, 19-21 Juli 2019.

Selama tiga hari, pembalap-pembalap cilik tersebut mendapatkan materi pengajaran yang tak bisa didapatkan hanya dari pengalaman mengikuti ajang balap nasional. Dibagi menjadi tiga

grup, mereka wajib menyerap berbagai macam materi yang diberikan para mentor yang kenyang gelar juara, yakni Wawan Hermawan, Sudarmono, dan Hokky Krisdianto.

PT Astra Honda Motor (AHM) juga sudah menyiapkan segala keperluan mulai dari pakaian balap lengkap termasuk helm, sarung tangan, hingga sepatu balap. Mekanik serta kebutuhan akomodasi dan konsumsi selama program juga disediakan. 

Menariknya, para anak didik AHRS ini tak hanya diasah teori balap dasar, tetapi juga pengetahuan tentang bagian penting untuk menjadi pembalap profesional yang baik.

Dimulai dengan sisi teknis, meliputi semua aspek pengetahuan teknik balap (Jumat), lalu juga pengetahuan tambahan yang sifatnya di luar aspek teknik balap, seperti sesi berbicara di depan umum (Sabtu).

Materi lain yang disiapkan dan akan menjadi porsi selanjutnya adalah pengetahuan tentang regulasi balap, mekanikal, dan masih banyak materi lainnya. Semua pengetahuan dasar

tersebut dilengkapi dengan pemberian pengalaman memacu sepeda motor balap di sirkuit, menerapkan teori dasar yang sudah diberikan.

Deputy GM Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya mengatakan, upaya mewujudkan masa depan pembalap harus dimulai sejak dini.

Oleh karena itu, perusahaan memberi kesempatan kepada para pembalap belia yang lolos seleksi untuk mendapatkan tempaan fondasi balap yang sesungguhnya, dimulai dari usia sekolah, dan mendapatkan atmosfer balap sesungguhnya dengan sepeda motor khusus.

“Inilah pijakan awal yang akan membentuk masa depan pembalap Indonesia di kancah balap dunia. Setelah kami menanamkan fondasi ini, kami berharap mereka yang bergabung dalam

AHRS 2019 mampu menunjukkan prestasi gemilang, mengharumkan nama bangsa paling tidak lima tahun mendatang,” ujar Andy melalui rilis kepada Harian Jogja, Rabu (24/7/2019).

Bukan sepeda motor produksi massal yang mereka gunakan untuk berlatih. AHM menyiapkan Honda NSF100 sebagai tunggangan dengan spesifikasi balap untuk tahap dasar. Sepeda

motor ini diyakini mampu memberikan feeling berkendara yang mirip dengan motor prototipe sepeda motor pada MotoGP.

Peserta AHRS juga mendapatkan pengalaman balapan yang mengasah skill mereka sejak dini. AHM memberikan pengetahuan dan pengalaman balap bak mengikuti ajang sesungguhnya.

Setiap siswa akan dinilai setiap hari dan dipantau perkembangannya. Pelatihan ini bisa mengetahui hal-hal yang masih menjadi kekurangan untuk dibenahi, dan apa saja yang menjadi kekuatan masing-masing pembalap untuk dikembangkan di masa depan.

Pelatihan tahap kedua (Batch II) selanjutnya dilaksanakan pada 7-9 Agustus 2019 mendatang di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya. Sementara pelatihan tahap ketiga (Batch III) akan dilaksanakan di Surabaya pada 6-8 September 2019.