Di Undip, Puan Bahas Indonesia Kandidat Tuan Rumah Olimpiade 2032

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani pada pertemuan dengan Presiden Jokowi dan atlet peraih Medali Asian Games XVIII Tahun 2018 di Istana Negara, Minggu (2/9 - 2018). (Bisnis/Humas Kementerian PMK)
28 Juli 2019 11:47 WIB Hafiyyan Olahraga Share :

Harianjogja.com, SEMARANG — Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Kota Semarang, Jawa Tengah mengungkapkan kesuksesan penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games pada 2018 membuka mata dunia terhadap Indonesia dalam membuat acara olah raga berskala internasional. Setelah sukses menyelenggarakan dua event olahraga itu, Indonesia pun menjadi salah satu kandidat kuat tuah rumah Olimpiade 2032.

Dikatakannya, President of The International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach bahkan menyebut pesta olah raga terbesar di Benua Kuning pada tahun lalu merupakan Asian Games tersukses sepanjang sejarah. Atas prestasi tersebut, Indonesia pun menjadi salah satu kandidat kuat sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

“Pemerintah yang dikepalai Pak JK [Wakil Presiden Jusuf Kalla] sudah melakukan bidding atau penawaran sebagai penyelenggara Olimpiade 2032. Thomas Bach juga menyebut karena Asian Games kemarin penyelenggaraan terbaik, Indonesia menjadi salah satu kandidat terkuat,” paparnya di Kampus Universitas Diponegoro, Kota Semarang, Jateng, , Jumat (26/7/2019).

Puan memaparkan Indonesia baru bisa melakukan penawaran untuk Olimpiade 2032 karena pergelaran serupa pada 2024 dan 2028 sudah dipastikan tempatnya. Olimpiade 2024 diselenggarakan di Paris, Prancis, sedangkan Olimpiade 2028 berlokasi di Los Angeles, Amerika Serikat.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah akan melakukan beberapa tahapan follow up untuk mempersiapkan kebutuhan sebagai tuan rumah. Tentunya pemerintah semakin serius memacu sektor wisata olahraga. “Langkah selanjutnya pasti akan ada follow up yang harus kita lakukan. Pemerintah cukup serius memacu peluang sport tourism,” imbuhnya.

Selain sebagai penyelenggara, pemerintah juga berupaya mengembangkan kapasitas atlet. Hal ini terbukti dari pencapaian Indonesia di peringkat keempat dalam Asian Games 2018, dan peringkat kelima dalam Asian Para Games 2018.

Pada Mei 2019 lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah melakukan pertemuan dengan pejabat IOC. Sebelumnya pada 20 September 2018, Presiden Republik Indonesia telah mengirimkan surat resmi kepada IOC soal penawaran Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir menyampaikan, untuk kali pertama presiden IOC datang pada penutupan Asian Games. Hal ini memperkuat peluang Indonesia sebagai tuan rumah olimpiade ke depannya.

Selain di skala Asia, baru-baru ini di Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia menjadi tuan rumah kompetisi olah raga antar pelajar se-Asia Tenggara bertajuk Asean Schools Games (ASG) 2019. Pergelaran ASG ke-11 di Semarang yang berlangsung Kamis-Kamis (18-24/7/2019) diikuti perwakilan 10 negara di Asia Tenggara, dan Mongolia sebagai tamu. Ada sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni renang, atletik, bulu tangkis, bola basket, bola voli, sepak takraw, tenis meha, dan pencak silat.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia