Bertahan 10 Tahun, Rekor Lari Junior Dipatahkan Zohri

Presiden Joko Widodo (kiri) menerima peraih medali emas lari 100 meter kejuaraan dunia Atletik U20 di Tampere, Finlandia, Lalu Muhammad Zohri, di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/7/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A
06 Agustus 2019 07:02 WIB Newswire Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Pelari jarak pendek asal Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Zohri kembali mempertajam rekor nasional junior dalam final lari nomor 200 meter U-20 putra pada Kejuaraan Nasional Atletik U-18, U-20, dan Senior 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Minggu, 4 Agustus 2019.

Zohri berhasil mencatatkan waktu 20,81 detik di nomor 200 meter junior putra dan memperbaiki rekor nasional atas namanya sendiri (21,14 detik) yang diukir dalam babak penyisihan Sabtu (3/8/2019).

Catatan waktu Zohri menggusur nama Franklin Burumi sebagai pemegang rekor nasional junior dengan waktu 21,27 detik yang bertahan selama 10 tahun.

Namun,  Zohri belum mampu menggusur rekor nasional senior atas nama Suryo Agung Wibowo dengan waktu 20,76 detik yang tercipta saat SEA Games 2007 Thailand.

"Sebenarnya bukan target saya buat pecahin rekor," kata Zohri usai lomba dikutip dari Antara

Di final, Zohri menyisihkan pesaingnya pelari asal Gorontalo, Izrak Ujulu yang berada di posisi kedua dengan catatan waktu 21,77 detik. Posisi ketiga diraih M. Ramdan Fitriadi dengan catatan waktu 21,77 detik.

"Saya turun di 200 meter pertama kali di PPLP [Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar] dan Panglima Open kemarin, itu pun musuhnya senior-senior," ujar Zohri.

Ajang Kejurnas Atletik 2019 ini dijadikan Zohri untuk mencoba hasil dari latihan dan sebagai pemanasan sebelum mengikuti Kejuaraan Dunia di Doha, Qatar, September mendatang.

Pada Kejuaraan Dunia itu, Zohri  hanya turun di nomor 100 meter.

Zohri mengatakan bahwa dieinya tidak terlalu memaksimalkan kecepatan dalam kejurnas kali ini dikarenakan mengalami cedera 3 bulan lalu pada lutut kirinya.

Sumber : Bisnis Indonesia