Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019: Langsung Ketat di Game Pembuka

Direktur Pemasaran BPD DIY, Agus Tri (tengah) bersama Direktur Kepatuhan BPD DIY, Dian Ariyani (kiri) dan Presiden klub BPD DIY Bima Perkasa (kanan) saat memberikan penjelasan kepada awak media mengenai Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019 di Kantor BPD DIY, Jogja, Jumat (13/9)./ Harian Jogja - Gigih M. Hanafi
30 September 2019 18:57 WIB Jumali Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Game ketat akan tersaji pada pembuka turnamen Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019 antara Satya Wacana Salatiga melawan Pacific Caesar di GOR Amongraga, Jogja, Selasa (1/10/2019). Satya Wacana Salatiga dan Pacific Caesar sama-sama diisi oleh pemain muda dengan kualitas teruji di Indonesia Basketball League (IBL) musim lalu.

Pemilik Pacific Caesar Bambang Susanto menyatakan jika para pemainnya tidak main-main saat melakoni laga pembuka menghadapi Satya Wacana.

"Target Pacific setiap kompetisi tidak main-main. Dalam turnamen manapun target kami adalah menang," katanya, Senin (30/9/2019).

Sementara pelatih Satya Wacana Salatiga Efri Meldi memastikan jika Pacific akan mendapatkan perlawanan ketat dari anak asuhnya. “Kami akan berusaha menampilkan yang terbaik untuk game besok,” terang Efri.

Sedangkan, tuan rumah Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019, Bima Perkasa Jogja yang akan berhadapan dengan Amartha Hangtuah, pada game kedua, usai Satya Wacana melawan Pacific Caesar bertekad meraih kemenangan. Nuke Tri Saputra, Vincent Sanjaya, dan Galank Gunawan siap menampilkan permainan terbaiknya dan meladeni permainan impresif dari Kelly Purwanto dan kawan-kawan.

"Pertandingan di Piala Raja juga kesempatan menambah jam terbang dan pertandingan para pemain sekaligus tolok ukur kondisi fisik kami," terang Raoul Miguel Hadinoto, pelatih kepala Bima Perkasa.

Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019 juga diikuti Tim Nasional (Timnas) Basket Indonesia. Andakara Prastawa dan kawan-kawan sendiri bakal memulai pertualangan mereka di Piala Raja Rabu (2/10/2019) pukul 19.00 WIB menghadapi Pacific Caesar.

Edy Wibowo selaku Presiden klub BPD DIY Bima Perkasa menyebut event ini juga merupakan bentuk dukungan klub kepada Timnas Basket Putra Indonesia. Sebagaimana diketahui, skuat Garuda tengah digembleng untuk bisa lolos ke FIBA World Cup 2023 mendatang.

Empat klub peserta plus timnas tergabung dalam satu grup. Pacific Caesar, Satya Wacana Salatiga, Amartha Hangtuah, Timnas, dan tuan rumah BPD DIY Bima Perkasa akan berjibaku memperebutkan posisi dua besar. Dua tim terbaik posisi satu dan dua bakal kembali bertemu di partai final memprebutkan Piala Raja. Sedangkan peringkat tiga dan empat juga kembali bertarung memperebutkan tempat ketiga.

Sementara Direktur Utama IBL, Juna Miradiarsyah, mengapresiasi event yang digelar Bima Perkasa. Piala Raja diharapkan bisa menambah eksposur serta meningkatkan gairah bola basket di masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung adanya Piala Raja 2019 ini, BPD DIY Bima Perkasa adalah klub kebanggaan Jogja yang mempunyai banyak fans fanatik seiring dengan prestasi yang juga selalu maju," kata Juna.