Indonesia Masters 2019: Ribka/Fadia Juara

Ganda putri, Siti Fadia Silva Ramadhanti-Ribka Sugiarto - Badminton Indonesia
06 Oktober 2019 18:47 WIB Andhika Anggoro Wening Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto mejuarai Indonesia Masters 2019 setelah di partai final mengalahkan seniornya, Rizkia Amelia Pradipta/Della Destiara Harris di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (6/10/2019).

Ribka/Fadia menang dua set langsung dengan skor 23-21 dan 21-15 dalam tempo 35 menit. Kemenangan ini di luar dugaan karena Ribka/Fadia adalah pasangan baru dan bukan unggulan di turnamen ini.

Sementara itu, ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso terpaksa harus finis di posisi kedua setelah di laga final kandas di tangan Guo Xin Wa/Zhang Shu Xian.

Kalah 18-21 di game pembuka, Adnan/Mychelle sempat membuka peluang dan memaksa terjadinya rubber game usai menang 21-16 di game kedua. Pertarungan di game penentu berlangsung sengit, sebenarnya Adnan/Mychelle nyaris merebut gelar juara setelah mendapatkan empat kali kesempatan match point, 20-19, 22-21, 25-24, dan 26-25.

Namun, keberuntungan kali ini nampaknya berpihak pada pasangan China. Pada saat Adnan/Mychelle unggul 26-25, Guo/Zhang justru mendapatkan tiga poin secara beruntun dan membalikan keadaan hingga menutup pertandingan dengan skor 26-28 untuk keunggulan Guo/Zhang.

"Game pertama kami nggak sabar dan terlalu terburu-buru. Game kedua kami coba lebih sabar, dan akhirnya bisa lebih baik permainannya. Game ketiga di saat poin-poin akhir mungkin kurang beruntung saja, dan karena ingin cepat menang, jadinya malah kurang sabar. Terus saya sendiri di poin akhir banyak mati sendiri, " ujar Adnan.

"Peluang sebenarnya banyak banget untuk menang. Tapi karena terburu-buru saja," jelas Adnan.

Pertemuan tadi merupakan yang kedua kalinya bagi kedua pasangan itu. Sebelumnya mereka dipertemukan di final Vietnam Open 2019 BWF Tour Super 100. Kala itu kekalahan juga dialami Adnan/Mychelle dengan 10-21 dan 14-21.

"Waktu di Vietnam kalah non teknis, nggak fokus dan terlalu bergantung satu sama lain. Tapi tadi kami bisa lebih menyaingi lawan karena belajar dari sebelumnya, nggak boleh melakukan kesalahan yang sama," ungkap Mychelle.

Dengan hasil ini, diakui Adnan dan Mychelle mengaku kurang puas. Pasalnya pada turnamen ini mereka menargetkan untuk bisa meraih gelar juara untuk kedua kalinya, setelah gelar pertama diraih di Rusia Open 2019 BWF Tour Super 100.

"Dibilang puas ya nggak karena targetnya juara di sini. Evaluasi kedepannya semoga bisa lebih sabar lagi, jangan terburu-buru, dan tingkatin lagi fokusnya," tutur Adnan.

Sementara itu pasangan Tiongkok, Guo/Zhang mengaku mendapat kesulitan menghadapi Adnan/Mychelle kali ini.

"Waktu di Vietnam lalu mereka (Adnan/Mychelle) tidak terlalu kuat perlawanannya. Tapi tadi cukup hebat, dan membuat kami kesulitan," ujar Guo.

"Memang di game ketiga kami hampir kalah. Tapi kami tetap percaya satu sama lain dan nggak putus asa," singkat Zhang mengomentari kunci kemenangannya tadi.

Sumber : Badminton Indonesia