Peparda DIY 2019: 320 Atlet DIY Ambil Bagian

Atlet Peparda DIY bertarung di cabang catur pada gelaran Peparda DIY 2019 di Hotel Ruba Graha, Senin (7/10/2019) - Harian Jogja/Jumali
07 Oktober 2019 14:47 WIB Jumali Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Sebanyak 320 atlet ambil bagian di 10 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada Pekan Paralympic Daerah (Peparda) DIY 2019, Kamis (10/10/2019) hingga Jumat (10/10/2019) mendatang. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan Peparda 2017 yang hanya diikuti 200 atlet.

Ketua National Paralympic Committee (NPC) DIY Hariyanto mengatakan atlet terbanyak berasal dari kontingen Sleman yang mengirimkan 90 atlet, disusul Bantul 75 atlet, Kota Jogja 66 atlet, Gunungkidul 46 atlet, dan Kulonprogo 40 atlet.

Sepuluh cabor meliputi catur, angkat berat, atletik, bola voli, bulu tangkis, goal ball, panahan, renang, tenis kursi roda, dan tenis meja.

“Tambahannya adalah cabang goal ball yang sebelumnya tidak dipertandingkan. Nomor yang dipertandingkan ada 150, tetapi semua tergantung hasil technical meeting dari masing-masing cabang nantinya,” kata Hariyanto, Senin (7/10/2019) siang.

Haryanto menambahkan dari 10 cabor, ada dua cabor yang digelar sebelum pembukaan Peparda, Kamis (10/10/2019). Keduanya adalah catur dan bulu tangkis yang dihelat mulai Senin (7/10/2019).

“Catur digelar di Hotel Ruba Graha, sedangkan bulu tangkis di Gor SMPN1 Jogja,” ujarnya.

Menurut Hariyanto, Peparda kali ini cukup istimewa karena digelar bersamaan dengan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019 di Kota Jogja. Ke depan, penyelenggeraan secara bersama ini diharapkan bisa berlanjut pada 2021 mendatang.

“Bagaimana pun ini akan memberi dampak positif, karena atlet difabel di DIY akan mewakili masing-masing daerah, selain tentunya teman-teman umum. Mereka juga punya kesempatan untuk mempersembahkan yang terbaik untuk daerahnya,” ujar Hariyanto.

Hariyanto mengatakan pada Peparda 2019 terdapat aturan baru, yakni atlet yang tercatat masuk dalam Pelatnas ASEAN Paragame 2019 tidak diperbolehkan ambil bagian. Panitia ingin Peparda kali ini bisa melahirkan atlet yang bisa diikutkan dalam persiapan Peparnas 2020 mendatang. “Karena ini adalah jembatan untuk persiapan Peparnas 2020. Jadi delapan atlet DIY yang masuk dalam pelatnas tidak diperbolehkan ambil bagian,” terang Hariyanto.

Sementara, Wakil Ketua II KONI DIY sekaligus pengarah Peparda 2019, Rumpis Agus Sudarko, mengatakan Peparda 2019 akan dibuka bersamaan dengan Porda DIY pada Kamis (10/10/2019) malam di Stadion Mandala Krida, Jogja. Nantinya, atlet Peparda bersama dengan atlet Porda DIY 2019 akan melakukan defile dan mengikuti pembukaan.

“Nanti dalam pembukaan acara didahului defile, lalu lagu Indonesia Raya, sekilas video Peparda 2019 dan Porda DIY 2019 di layar lebar,” ucap Rumpis.

https://www.youtube.com/watch?v=w6j88veDWT8