1.300 Pelari Ikut Sumbang Upaya Pencegahan Kanker Payudara

Para pelari mengikuti Hyatt Pink Ribbon Run 2019 dari South Garden Hyatt Regency Yogyakarta pada Minggu (6/10/2019). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
07 Oktober 2019 16:47 WIB Fahmi Ahmad Burhan Olahraga Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sekitar 1.300 pelari ambil bagian dalam Hyatt Pink Ribbon Run 2019. Para peserta lari ini turut menyumbang pada upaya sosialisasi bahaya kanker dan menekan jumlah penderita kanker.

General Manager Hyatt Regency Yogyakarta, Nurcahyadi mengatakan dana hasil gelaran Hyatt Pink Ribbon Run 2019 akan disumbangkan pada Yayasan Kanker Indonesia Cabang DIY.

“Tujuannya tidak hanya lari, tapi menyadarkan bahaya kanker payudara. Sebisa mungkin dicegah. Selain itu secara dini bisa diketahui ketika terkena kanker payudara,” katanya kepada Harian Jogja seusai Hyatt Pink Ribbon Run 2019, Minggu (6/10/2019).

Dalam event lari itu, total ada empat kategori yang diperlombakan, yakni lari lima kilometer (5K), kategori 10 kilometer (10K), 21 kilometer (21K), dan kategori khusus untuk anak-anak yaitu Kids Fun Run dengan jarak sekitar dua kilometer (2K).

“Untuk anak-anak, tujuannya bukan hanya lari tapi ada tantangan tersendiri, mengajak anak sedini mungkin menjaga kesehatan dengan berlari. Itu larinya 2K. Tantangannya banyak,” ucap Nurcahyadi.

Start untuk semua kategori dimulai dari South Garden Hyatt Regency Yogyakarta. Para pelari kemudian menyusuri setiap perdusunan di Sleman yang jauh dari hiruk pikuk polusi kendaraan.

Di acara itu, kata dia, ada pula booth khusus dari Yayasan Kanker Indonesia untuk memberikan informasi seputar kanker dan cara mencegah dari bahaya kanker. Nurcahyadi mengharapkan masyarakat bisa mengenali bahaya kanker, kemudian setelah mengenali bahayanya, bisa diterapkan dalam kehidupannya untuk mencegah kanker.

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan acara Hyatt Pink Ribbon Run 2019 menelusuri setiap perdusunan di Sleman dengan disuguhkan berbagai pemandangan. Ia berharap, berolahraga bisa menjadi budaya di masyarakat, tidak hanya untuk dewasa tapi juga untuk anak-anak.

“Di samping membudayakan olahraga, acara ini juga merupakan program sosial. Harapannya bantuan dari acara ini juga bisa memberi kemudahan bagi penanganan masalah kanker,” ucap Sri.