Demi Tiket PON 2020, PBSI DIY Incar Juara Pra-Kualifikasi PON di Surabaya

Pengurus PBSI DIY saat berpamitan di Gedung KONI DIY, Senin (4/11/2019). - Istimewa
04 November 2019 19:37 WIB Jumali Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Pengurus Daerah Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia DIY (Pengda PBSI DIY) menargetkan lolos ke PON 2020.

Agar bisa ke PON, tim bulutangkis DIY terlebih dahulu harus menjadi juara di Pra-Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Wilayah III yang berlangsung di Gor Sudirman, Surabaya, Jawa Timur, 5-9 November mendatang.

Sekretaris Umum Pengda PBSI DIY Sukiman Hadiwijoyo mengatakan peluang juara cukup berat, karena DIY  harus bersaing dengan banyak tim asal Pulau Jawa. Namun, dia optimistis timnya mampu lolos ke PON.

“Kami tetap optimistis bisa lolos PON dan berupaya untuk yang terbaik,” kata Sukiman, Senin (4/11/2019).

Sukiman mengatakan apabila tim DIY hanya menempati posisi runner up, peluang untuk meraih tiket ke PON Papua masih ada. Tetapi, DIY harus melewati babak playoff dengan runner up wilayah I, II, III, dan IV.

“Sejauh ini yang sudah pasti lolos adalah DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Papua. Kami bertekad untuk meraih juara agar mendapatkan tiket ke PON,” lanjutnya.

Sukiman mengungkapkan pada ajang kualifikasi PON kali ini, tim DIY mengirimkan delapan  atlet putra yakni Emanuel Randhy Febrito, Galang Decky Ramadhan, Rizki Febriansyah, Yohanes Bayu Kusumo, Viorel Joan Fernando, Yahya Adi Kumara, Brian Berry, dan Muhammad Robin Bihaqqi. Ada pula empat atlet putri yakni Lisa Ayu Kusumawati, Putri Andhini Wahyuningrum, Debora Pungky Cahyadewi, dan Dea Bunga Anjani. DIY membawa dua pelatih dan ofisial yakni Nurudin dan Fransiska Ratnasari.