IBL 2020: All Star Bekuk Timnas Indonesia

Gim antara Timnas Indonesia (putih) melawan All Star di Gor Amongraga, Minggu (9/2/2020) petang. - Harian Jogja/Jumali
09 Februari 2020 20:17 WIB Jumali Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan setelah ditekuk All Star pada gim perang bintang yang digelar di Gor Amongraga, Jogja, Minggu (9/2/2020) petang. Timnas yang menggunakan nama Indonesia Patriots kalah tipis 102-108.

Patriots langsung tancap gas di awal kuarter pertama. Mereka memimpin dengan skor tipis 21-19. Prosper mengumpulkan 11 poin saat itu. Sementara Goodman menyumbang 14 poin untuk All-Star.

Namun, pada kuarter kedua, All Star mampu membalikkan keadaan. Masuknya Kelly Purwanto dan Cotton membawa All Star unggul 51-43.

Keunggulan All Star kian tidak terbendung pada kuarter ketiga setelah memperlebar jarak menjadi 89-77. Sedangkan di kuarter akhir, Patriots dipaksa menyerah setelah All Star menutup kuarter keempat dengan skor 102-108.

Savon Goodman menyabet gelar Most Valuable Player (MVP) IBL 2020 setelah mengumpulkan 44 poin. Sementara Montrell Williams menyumbang 20 poin. Gary Jacobs Jr. 18 poin dan 8 rebound. Laquavius Cotton 14 poin dan 9 rebound.

Sedangkan di tubuh Patriots, Vincent Kosasih mencetak dobel-dobel 21 poin dan 13 rebound. Lester Prosper 19 poin. Kevin Yonas 17 poin. Kaleb Ramot 15 poin. Abraham Damar hampir tripel-dobel dengan 9 poin, 14 rebound, dan 11 asis.

Pelatih All Star Octaviarro Tamtelahitu mengakui jika kekuatan dari Patriots tidak berimbang dibandingkan timnya. Sebab, Patriots hanya menggunakan satu pemain asing, sedangkan All Star empat pemain asing.

“Ya, karena All Star adalah pilihan penonton. Saya lihat penonton juga cukup terhibur. Mereka juga tahu sendiri, apa yang harus dicapai di gelaran kali ini. Harusnya Timnas bisa lebih baik lagi penampilannya,” katanya usai gim.

Sementara pelatih Timnas, Rajko Toroman mengatakan pertandingan kali ini sejatinya hanya untuk hiburan.

“Kami sudah coba bermain sebaik mungkin. Tapi kami harus mengakui kekuatan dari All Star. Bukan masalah menang dan kalah, namun lebih kepada bagaimana memberikan hiburan kepada semua,” katanya.