Antisipasi Corona, Seri Ketujuh IBL Dipindahkan ke Malang

Gor Bima Sakti, Kota Malang, yang dugunakan untuk laga Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2018-2019. GOR Bima Sakti juga akan digunakan untuk pertandingan seri ketujuh IBL 2020 - Antara/Vicki Febrianto.
09 Maret 2020 23:47 WIB Newswire Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Seri ketujuh Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2020 dipindahkan ke Gelanggang Olahraga (Gor) Bima Sakti Kota Malang, Jawa Timur, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Padahal, sebelumnya pertandingan itu rencananya dilangsungkan di Gedung Bola Basket Gelora Bung Karno Jakarta.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah dalam keterangan tertulis yang diterima di Kota Malang, Senin (9/3/2020), mengatakan bahwa seri ketujuh IBL Pertamax 2020 akan dilangsungkan di GOR Bima Sakti pada 13-15 Maret 2020, sesuai jadwal yang telah direncanakan.

"Kami mempertimbangkan keputusan tersebut setelah melihat perkembangan yang terjadi, setelah adanya surat imbauan dari Pemerintah DKI Jakarta. Maka, seri ketujuh IBL Pertamax 2020 batal kami gelar di Jakarta," kata Junas.

Junas menjelaskan sebenarnya surat rekomendasi untuk menggelar seri ketujuh di Gedung Basket GBK Senayan serta dari kepolisian setempat sudah dikantongi penyelenggara. Namun, dengan perkembangan situasi yang muncul, yang terbaik adalah memindahkannya.

Menurut Junas, penyelenggaraan seri ketujuh di GOR Bima Sakti Kota Malang tersebut dilakukan karena sudah memiliki pengalaman menggelar even serupa. Selain itu, antusiasme publik bola basket di Kota Malang juga sangat bagus.

"Setelah melakukan kajian dari berbagai aspek, dipilih lah Kota Malang sebagai penyelenggara seri ketujuh IBL Pertamax 2020 menggantikan Jakarta," kata Junas.

Sebelum memutuskan seri ketujuh dilangsungkan di Kota Malang, tambah Junas, sempat muncul opsi untuk menggelar pertandingan di Kota Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, atau bahkan kembali ke Surabaya.

Namun, beberapa arena pertandingan sudah memiliki agenda lain pada hari berlangsungnya seri ketujuh itu. Selain itu, beberapa wilayah juga terdapat kondisi yang tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan seri ketujuh IBL Pertamax 2020.

"Dengan mempertimbangkan segala aspek, Malang kami anggap sebagai pilihan terbaik," kata Junas.

Antisipasi terhadap penyebaran COVID-19 juga telah dilakukan pada putaran keenam IBL Pertamax 2020 di Surabaya, Jawa Timur. Para penonton yang kedapatan mengalami demam tidak diperbolehkan masuk ke DBL Arena, Surabaya.

Selain berdampak pada putaran ketujuh IBL Pertamax 2020, untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 juga telah menyebabkan ditundanya pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya.

Di Indonesia, hingga saat ini diketahui ada enam orang yang positif terjangkit COVID-19 tersebut.

Sumber : Antara