All England 2020, Ahsan/Hendra Maju ke Babak Kedua

Ganda putra, Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan - Badminton Indonesia
12 Maret 2020 08:02 WIB Andhika Anggoro Wening Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melangkah ke babak kedua All England 2020 setelah mengalahkan ganda Jepang, Akira Koga/Taici Saito dalam pertarungan alot tiga set 12-21, 21-13 dan 25-23.

Bermain di Birmingham Arena, Kamis (12/3/2020), di set pertama Ahsan/Hendra terlihat belum nyetel dengan pola permainan ganda Jepang ini dan tertinggal 5-11. Ahsan/Hendra yang merupakan juara bertahan di turnamen ini mencoba bangkit dan mendekatkan jarak guna menambah poin hingga kedudukan 9-11.

Namun Koga/Saito tidak ingin lengah dan memberi kesempatan Ahsan/Hendra lebih berkembang. Ganda Jepang ini kemudian menutup set pertama dengan skor 21-12.

Masuk di set kedua, Ahsan/Hendra langsung tancap gas dan meninggalkan Koga/Saito dengan skor 11-2 dalam tempo beberapa menit saja.

Terus mengambil alih serangan, Ahsan/Hendra akhirnya menutup set kedua dengan skor 21-13.

Jalannya set ketiga semakin seru, kedua pasangan ini saling berebut poin dan mengambil alih serangan. Koga/Saito unggul 11-7. Seakan tak ingin memberi nafas kepada Ahsan/Hendra, pasangan Jepang ini terus menggempur lewat smes keras dan cegatan di depan net.

Namun dengan ketenangan dan pengalamannya Ahsan/Hendra berhasil membalikkan keadaan dan unggul 19-17. Namun Koga/Saito tak ingin menyerah begitu saja dan memaksa poin sama hingga beberapa kali deuce, sebelum akhirnya kalah dari Ahsan/Hendra di pertandingan ini dengan skor 23-25.

Sementara itu ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil Mathias Boe/Mads Conrad Petersen (Denmark) di babak pertama dengan skor 21-17, 21-19.

Meski menang, Fajar/Rian mengaku masih belum puas dengan permainannya kali ini. Di awal game pertama mereka sempat tertinggal 0-3 dan 4-6, sebelum kemudian menyalip poin menjadi 9-6 hingga merebut skor 21-17. Game kedua berlangsung lebih ketat, beruntung akhirnya Fajar/Rian bisa kembali menang.

“Kami bersyukur bisa menang di babak pertama ini. Tapi saya tidak puas dengan permainan saya, karena belum enak. Tadi di awal game pertama saya dapat dua kali service fault, itu mempengaruhi saya jadi takut-takut di lapangan,” kata Fajar usai pertandingannya di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (11/3).

Kemenangan ini sekaligus menahan imbang rekor pertemuan keduanya menjadi 2-2. Pertemuan terakhir mereka terjadi di Malaysia Masters 2020. Fajar/Rian saat itu menang dengan skor 21-17, 21-14.

“Untuk pertandingan tadi kami sudah tahu permainan mereka, kami sudah siapkan. Jadi kami main lebih sabar saja dan mainnya satu-satu. Harus benar-benar sabar, jangan kebawa pola permainan lawan,”ungkap Rian.

Selanjutnya di babak dua mereka masih menunggu lawan, antara Zi Di Jian/Wang Chang (China) dengan Marcus Ellis/Chris Langridge (Inggris). Fajar/Rian mengaku waspada dan siap untuk menghadapi siapapun yang akan menjadi lawannya nanti.

“Kalau China sendiri, mereka pasangan muda. Tapi sama saja, mau muda atau tidak, China poernya kuat dan fighting spiritnya bagus. Jadi nggak gampang juga, kami harus antisipasi. Kalau lawan Inggris mereka punya pengalaman. Mereka cara mengatur temponya, ada aja caranya. Misalnya menalikan sepatu, padahal talinya nggak copot. Apa aja ada. Itu memang trik sih, nggak apa-apa. Cuma kami harus waspada dan mempersiapkan,” jelas Fajar.

“Pastinya sih pengen lebih baik dari tahun lalu, tapi satu-satu saja nggak mau memikirkan terlalu jauh. Mikirin besok dulu, step by step,” kata Rian saat ditanya mengenai targetnya di turnamen ini.

Sumber : Bisnis Indonesia