Advertisement

Indah Incar Emas di World Junior Championships 2020

Andhika Anggoro Wening
Kamis, 04 Juni 2020 - 18:57 WIB
Galih Eko Kurniawan
Indah Incar Emas di World Junior Championships 2020 Indah Cahya Sari Jamil - Badminton Indonesia

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemain spesialis ganda campuran, Indah Cahya Sari Jamil menargetkan meraih medali emas di World Junior Championships 2020 (WJC) meski turnamen ini harus diundur.

Badminton World Federation (BWF) telah resmi mengumumkan penundaan turnamen World Junior Championships 2020 (WJC). Turnamen yang mempertandingkan nomor beregu dan perorangan di kelompok usia U-19 ini rencana awalnya digelar pada 28 September - 11 Oktober 2020 di Auckland, Selandia Baru.

Indah sendiri sejauh ini sudah dua kali ambil bagian dari turnamen ini. Pada tahun 2018, atlet kelahiran Makassar tersebut berhasil merebut medali emas sektor ganda campuran, bersama Leo Rolly Carnando. Kemudian di tahun 2019, Leo/Indah membawa pulang medali perak. Di tahun yang sama, Indah bersama tim junior Indonesia lainnya juga sukses merebut Piala Suhandinata untuk yang pertama kalinya.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

“Inginnya tahun ini bisa juara. Kan ini tahun terakhir juga buat saya. Pengen penutupan yang baik, insya Allah. Tapi tetap fokus step by step. Walaupun harus tertunda karena wabah ini, nggak apa-apa. Hitung-hitung persiapan saya lebih panjang,” kata Indah dalam situs resmi PBSI, Rabu (3/6/2020).

Berbicara soal peluang, Indah mengaku cukup waspada dengan calon lawan yang akan dihadapinya. Beberapa pemain bagus dikatakan Indah sudah banyak bermunculan dari berbagai negara.

“Peluangnya ada, tapi nggak gampang juga. Kemarin di turnamen terakhir German dan Belanda juga lawannya ada yang alot. Padahal itupun Tiongkok belum ada yang ikut tanding di sana. Jadi belum tahu, Tiongkok ada pemain baru lagi atau gimana. Yang penting persiapan saya sendiri harus bagus. Soal partner juga kan belum tahu, tergantung pelatih nanti gimana, saya ikut aja. Terakhir main setelah Leo naik ke usia senior, saya berpasangan sama Teges (Satriaji Cahyo Hutomo),” jelas Indah.

Teges/Indah melakukan debutnya pada Februari lalu di turnamen Austrian Open 2020. Meski bermain di level turnamen senior, mereka mampu tampil baik dan mencapai babak perempat final. Setelah itu Teges/Indah berhasil mencetak prestasi dengan merebut dua gelar juara pada Dutch Junior International 2020 dan German Junior 2020, Maret lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Dijamu BCS, Brajamusti & Maident Doa Bersama di Maguwoharjo, Jogja Sleman Bersaudara

Sepakbola
| Kamis, 06 Oktober 2022, 20:57 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement