Kirab Api PON Akan Melewati 7 Kota di Papua & Papua Barat

Stadion Papua Bangkit yang akan digunakan untuk pagelaran PON XX. - Antara
19 Agustus 2020 00:17 WIB M. Syahran W. Lubis Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Kirab api Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua dijadwalkan akan melewati tujuh kota di Papua dan Papua Barat selama 20 hari jelang pembukaan perhelatan olahraga akbar tersebut.

PON XX digelar pada 2–13 Oktober 2021. Kirab api PON Papua diawali dari sumber api abadi di Kota Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat menuju enam kota lainnya di Provinsi Papua yakni kota Biak Kabupaten Biak Numfor, Timika Kabupaten Mimika, Wamena Kabupaten Jayawijaya, Kota Merauke Kabupaten Merauke, kemudian Kota Jayapura, dan Sentani Kabupaten Jayapura.

BACA JUGA : PON 2020 di Papua Ditunda

“Api PON diambil dari Bintuni, diarak melewati lima wilayah adat di Papua yakni Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat mewakili wilayah adat Domberai, lalu Biak Numfor mewakili Saireri, Timika mewakili Meepago, Merauk, lalu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura mewakili wilayah adat Mamta,” kata Wakil Ketua Bidang Upacara Pengurus Besar PON (PB PON) Papua, Mohammad Umar S. Reliubun.

Menurutnya, kirab PON XX Papua akan melibatkan TNI/Polri beserta mantan atlet-atlet Papua, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seni budaya selama 1 hingga 2 hari di kota-kota yang dilewati.

“Kirab api PON akan diisi juga dengan pesta budaya dari masyarakat adat di masing-masing kota dan pentas musik seniman lokal,” kata Umar yang juga Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua sebagaimana dilansir laman resmi Pemprov Papua pada Selasa (18/8/2020).

Dia menambahkan selain kirab api, terdapat sejumlah kegiatan yang menjadi tanggung jawab bidang Upacara PB PON dalam memeriahkan dan mensukseskan pagelaran PON Papua yakni pengibaran bendera kontingen 34 provinsi plus bendera Merah Putih, penyambutan kontingen PON, gala dinner serta pembukaan dan penutupan PON XX.

BACA JUGA : Meski Ditunda di 2021, Persiapan PON Dirampungkan Tahun

“Khusus untuk makan malam dengan Gubernur Papua berlangsung di gedung negara, diisi dengan pentas seni perwakilan budaya se-Indonesia,” ujarnya.

Umar mengatakan pembukaan dan penutupan PON XX yang dipusatkan di Stadion Papua Bangkit bakal diwarnai dengan berbagai atraksi seni dengan melibatkan sekitar 2.000 orang untuk upacara, dan dihadiri 30.000 orang.

”Upacara pembukaan dan penutupan melibatkan artis Papua yang ada di Papua dan nasional,” kata Umar.

BACA JUGA : PON 2020 Tetap Digelar di Papua

Sebelumnya, Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda menjelaskan bahwa seniman Papua akan dilibatkan dalam acara upacara pembukaan.

Pada momen pembukaan akan diluncurkan lagu PON Papua hasil ciptaan seniman Papua. “Kita minta seniman Papua menciptakan lagu PON XX dan diluncurkan pada acara pembukaan,” kata Yunus.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia