Pengprov Jateng: 1.000 Persen Mendukung Moeldoko Ketum PBSI

Belasan legenda bulu tangkis Indonesia bertemu dengan Moeldoko. - Istimewa
11 September 2020 18:57 WIB Media Digital Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Pengprov (Pengurus Provinsi) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Tengah Basri Yusuf mendukung Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk menjadi Ketum PB PBSI periode 2020-2024 mendatang.

"Sangat positif. 1.000 persen mendukung Pak Moeldoko. Saya sudah tahu betul Pak Moeldoko. Beliau sebagai pimpinan cukup tegas, menajemennya bgus. Dan dia mau turun ke bawah," kata dia ketika dihubungi, Jumat (11/9/2020).

"Dengan atlet, ia lumayan kan. Itu terbukti, para legenda sampai datang meminang. Itu sudah satu bukti," tegas Basri

Basri melanjutkan, kepengurusan PB PBSI harus terus dijaga kesinambungannya. Pasalnya, saat ini, negara-negara lain yang dulunya tidak pernah dianggap kini tumbuh sebagai kekuatan baru di dunia.

"Perbaikannya aman, tinggal menguruskan program kepelatihan. Karena begini, mata rantainya sudah ada, karena sudah turun temurun dan estafet. Jadi kita hanya perlu mengomandoi hal itu. Karena juga ya, kita sudah punya atlet-atlel super talent, jika di-support akan lebih tajam lagi prestasinya," papar Basri.

Melihat sosok Ketum PB PBSI periode mendatang, Basri mengingatkan soal konsolidasi. Menurutnya, akan sangat pentingnya untuk menerapkan sistem yang tidak tumpang tinding dari pusat dan daerah.

"Menurut saya konsolidasi kepada semua pengurus. Kemudian sebagai ketum itu sangat bijaksana, tugas-tugas sesuai dengan job masing-masing. Sehingga intinya tidak ada tumpang tindih. Selanjutnya itu ada sport manajemen penting banget," katanya.

"Saya sih membayangkan, jika Pak Moeldoko mau menerima pinangan itu. 1000 persen mendukung Pak Moeldoko.

Sebelumnya, 18 legenda bulu tangkis melakukan pertemuan dengan Moeldoko.  Dalam pertemuan hadir pula para legenda lain seperti Liem Swie King dan Eddy Hartono.

PB Djarum diwakili oleh Lius Pongoh, Ivanna Lie, Tontowi Ahmad, Liliana Natsir, Christian Hadinata, serta Yuni Kartika. Sedangkan Jaya Raya mengirimkan Imelda Wiguna, Rudy Hartono, dan Markis Kido.

Saat ini, kepengurusan PP PBSI periode 2016-2020 berada di bawah kepemimpinan Wiranto sebagai ketua umumnya. Namun kepengurusan Wiranto akan berakhir pada Oktober ini. (*)