MotoGP: Marquez Bisa Lewatkan Musim 2021

Marc Marquez - Instagram @marcmarquez93
07 Desember 2020 13:27 WIB Chrisna Chaniscara Olahraga Share :

Harianjogja.com, MADRID—Marc Marquez diprediksi belum pasti comeback di Moto GP 2021. Marquez dinilai butuh waktu penyesuaian tambahan seusai masa pemulihan cedera yang diperkirakan mencapai enam bulan. Jika prediksi tersebut benar, Honda perlu mengambil langkah karena saat ini hanya Pol Espargaro yang bisa diandalkan untuk musim depan.

Kondisi Marquez sendiri tak terlalu baik setelah tim dokter menemukan infeksi pada hasil operasi humerus ketiganya, Kamis (3/12/2020) lalu. Saat ini pembalap asal Spanyol itu masih dirawat di Rumah Sakit Internasional Ruber, Madrid. “Operasi memastikan terdapat infeksi sebelumnya yang membuat Marquez menjalani perawatan antibiotik khusus dalam beberapa pekan mendatang,” demikian pernyataan Repsol Honda dilansir GP One, Minggu (6/12/2020).  

Marquez mengalami cedera parah dalam seri perdana MotoGP 2020 di Spanyol Juli silam. Cedera itu memaksa juara dunia delapan kali itu melewatkan sisa kejuaraan, meski sempat diyakini bisa comeback sebelum musim 2020 berakhir. Manajer Marquez, Emilio Alzamora, mengaku belum dapat memastikan kapan kliennya akan kembali membalap. Sejauh ini, Marquez diprediksi akan absen di tujuh balapan pertama musim depan. Ini artinya Baby Alien hanya akan menjalani 13 race di Moto GP 2021.

Namun pengamat Moto GP, Carlo Pernat, meyakini sang pembalap butuh waktu jauh lebih lama untuk kembali membalap. Pernat bahkan menyebut Marquez bisa saja melewatkan seluruh seri tahun depan. “Ada banyak kemungkinan Marc tidak akan balapan di 2021 sekalipun saya berharap itu salah. Untuk memulihkan diri seusai operasi, dia akan butuh enam bulan. Kita juga harus ingat dia bahkan tidak menunggangi motor selama setahun, jadi akan butuh waktu beberapa bulan lagi untuk melihat dia kembali balapan,” ujarnya.

Menurut gosip yang belakangan berembus, Honda mulai menjajaki Andrea Dovizioso sebagai opsi apabila kondisi Marquez tak memungkinkan. Namun Pernat berpendapat Dovi tak akan mau menerima tawaran dengan kesepakatan yang singkat. “Honda harus bergerak selambatnya akhir Januari.”

Sumber : JIBI/Solopos