Thailand Mundur, Peluang Indonesia Gelar MotoGP 2021 Kian Besar

Ilustrasi - Instagram @motogp
03 Februari 2021 23:07 WIB Chrisna Chaniscara Olahraga Share :

Harianjogja.com, BURIRAM—Ajang MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika makin mendekati kenyataan untuk digeber tahun ini. Hal tu setelah Thailand mundur dari kalender Moto GP 2021 menyusul kebijakan pemerintah setempat. Argentina dan Amerika Serikat dilaporkan bakal menyusul jejak Thailand setelah jadwal balapan ditunda ke waktu yang belum jelas hingga saat ini.

Thailand menjadi negara pertama yang memutuskan mundur dari MotoGP 2021. Dilansir Crash, Rabu (3/2/2021), pemerintah Thailand sepakat menunda kontrak penyelenggaraan Moto GP dengan Dorna. Negeri Gajah Putih mengalihkan kontraknya selama lima tahun pada 2022-2026. Pandemi Covid-19 menjadi alasan utama Thailand tidak menggelar Moto GP 2021.

Meski demikian, biaya lisensi untuk kontrak di Sirkuit Buriram tidak berubah, yakni di angka 25 juta euro (Rp422 miliar) untuk periode lima tahun. Dorna belum secara resmi mengkonfirmasi pembatalan seri Moto GP Thailand 2021. Mereka diklaim ingin menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk penyelenggaraan balapan tersebut.

Sirkuit Buriram sudah menggelar Moto GP sejak 2018. Balapan di Thailand menjadi penonton terbanyak di musim Moto GP 2019 dengan kehadiran 226.655 penggemar dan menghasilkan keuntungan 95 juta euro (Rp1,6 triliun). Musim lalu GP Thailand tidak digelar akibat merebaknya virus corona secara global. Mundurnya GP Thailand membuka kesempatan bagi GP Indonesia yang saat ini dalam daftar tunggu kalender MotoGP 2021. Masalahnya hingga kini pembangunan Sirkuit Mandalika belum rampung. Penyelesaian proyek menjadi salah satu prioritas Dorna sebelum mempertimbangkan GP Indonesia masuk kalender musim ini.