Kontingen PON DIY Akan Bawa Misi Promosi Wisata

KONI DIY saat melakukan kunjungan ke Dinas Kebudayaan DIY, Kamis (4/2/2021). - Ist/dok KONI DIY
15 Februari 2021 05:57 WIB Hery Setiawan (ST 18) Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Pekan Olahraga Nasional (PON) bukan hanya sekadar perhelatan kompetisi. PON juga merupakan momentum pertukaran kebudayaan antar daerah. Hal itulah yang akan menjadi peluang Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melakukan promosi potensi wisata.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, Djoko Pekik Irianto mengatakan, PON 2021 yang akan digelar di Provinsi Papua akan mendatangkan sedikitnya 7.000 atlet dari seluruh penjuru Indonesia dan puluhan media massa.

Masing-masing kontingen tentunya akan turut menampilkan kekhasan budaya masing-masing. “Ini sekaligus jadi sarana efektif untuk promosi wisata,” ujar Djoko, Sabtu (14/2/2021).

Baca juga: Tak Berizin & Mencemari Lingkungan, Pemotongan Ayam di Bantul Didatangi Aparat

Djoko mengatakan, Kontingen DIY untuk PON 2021 terdiri dari 137 atlet dari 24 cabang olahraga. Apabila situasinya mendukung, mereka akan turut membawa misi kebudayaan dalam kompetisi yang akan dihelat pada bulan Oktober 2021 itu.

“Promosi wisata dalam ajang PON 2021 mendapat dukungan dan apresiasi dari Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan,” tutur Djoko.

Misi pengenalan budaya dapat dilakukan dengan membentuk tim khusus untuk tampil di Performance Culture. Bisa juga dengan merias sejumlah atlet dengan pakaian khas Jogja, seperti pakaian Bergodo Kraton Ngayogyokarto. Mereka akan berdiri dan berjalan di depan kontingen DIY saat acara pembukaan.

Selain itu, rencananya KONI DIY akan memberikan sedikit bekal pengetahuan kepada atlet tentang pariwisata dan budaya Jogja. “Sehingga saat di Papua para atlet bisa berceritera kepada atlet daerah lain tentang keindahan berbagai obyek wisata Jogja,” tutup Djoko.