Kontingen Indonesia Siap Tempur di Birmingham

Tim badminton Indonesia bertolak ke Inggris pada Jumat (12/3/2021) untuk mengikuti All England yang akan digelar 17-21 Maret 2021. - badmintonindonesia.org
13 Maret 2021 16:37 WIB Chrisna Chaniscara Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Tim badminton Indonesia bertolak ke Inggris pada Jumat (12/3/2021) untuk mengikuti All England yang akan digelar 17-21 Maret 2021.

Legenda bulu tangkis Indonesia, Ricky Soebagja, ditunjuk sebagai manajer kontingen Indonesia yang beranggotakan 12 atlet serta 10 pelatih dan ofisial. Keberangkatan kontingen dilepas Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna.

Tim Indonesia berangkat Jumat pukul 21.40 WIB menuju Birmingham menggunakan pesawat Turkish Airlines. Sebelum bertolak ke Negeri Ratu Elizabeth, para pemain menjalani vaksinasi Covid-19 untuk menambah rasa aman dan nyaman ketika penerbangan. Ricky Soebagja menegaskan Tim Garuda siap tempur di All England. “Kami siap bertanding dan meraih prestasi terbaik,” ujar Kepala Sub Bidang Pelatnas PBSI itu dilansir badmintonindonesia.org, Jumat.

Tim Indonesia memang digadang-gadang meraih hasil positif di ajang prestisius itu. Apalagi ganda putra terbaik mereka, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, telah comeback setelah absen di dua turnamen Thailand. Sementara itu Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang notabene juara ganda campuran All England 2020 diharapkan kembali menemukan ritmenya setelah hasil buruk di turnamen Thailand maupun BWF World Tour Finals.      

Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna, mengatakan penunjukan Ricky Soebagja sebagai manajer tim diharapkan menularkan tuah ke Jonatan Christie dkk. Diketahui Ricky bersama Rexy Mainaky pernah menjuarai All England dua kali yakni tahun 1995 dan 1996. Kehadiran Ricky diharapkan mampu memberi motivasi tim agar dapat meraih hasil maksimal di ajang prestisius tersebut.

“Kami memahami kondisi persiapan sekarang sangat suit karena pandemi Covid-19. Namun ini bukan alasan karena di pundak mereka ada nama bangsa yang dipertaruhkan,” ujar Agung yang baru saja menerima gelar kebangsawanan Kraton Solo itu.

 

Sumber : JIBI/Solopos