Advertisement

Pole Position MotoGP Prancis, Quartararo Sebut 10 Besar Sudah Bagus

Newswire
Minggu, 16 Mei 2021 - 03:57 WIB
Galih Eko Kurniawan
Pole Position MotoGP Prancis, Quartararo Sebut 10 Besar Sudah Bagus Fabio Quartararo keatika menjadi juara Moto GP 2020 di Spanyol. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Pebalap MotoGP berkebangsaan Prancis Fabio Quartararo merayakan pole position ketiganya musim ini setelah tampil tercepat di kualifikasi GP Prancis, tetapi dia sadar cuaca yang tak bisa diprediksi di Le Mans berpotensi menghalanginya menjadi juara balapan di negeri sendiri.

Pebalap Monster Energy Yamaha itu, yang bertarung untuk pertama kalinya sejak menjalani operasi arm pump awal bulan ini, meraih waktu terbaiknya menjelang akhir sesi kualifikasi ketika trek mulai mengering dengan catatan 1:32,600.

"Kualifikasi ini yang paling membuat gugup. Bukan karena berada di Prancis, tetapi kami harus menggunakan ban soft dan medium belakang di kondisi basah," kata Quartararo seperti dilansir laman resmi MotoGP setelah bertarung di Sirkuit Bugatti di Le Mans pada Sabtu (15/5/2021).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Saya belum pernah mencoba ban medium. Di kondisi yang campuran [basah dan kering] kami tampil buruk dan ketika trek kering, itu saatnya untuk ban slick. Di lap terakhir adalah momen untuk mengerahkan kemampuan terbaik,” paparnya.

"Semua pebalap baris terdepan terjatuh karena di sektor terakhir terdapat trek yang masih basah. Jack [Miller] di belakang dan saya selalu kehilangan kendali di mana-mana. Targetnya adalah baris terdepan, tetapi pole position bahkan jauh lebih baik," kata Quartararo.

Mengetahui sirkuit Bugatti cocok dengan karakteristik motor YZR-M1 yang lincah, Quartararo optimistis membuat bangga para fan tuan rumah.

Meski belum pernah naik mimbar di Prancis, pebalap berjuluk El Diablo berharap mampu mengonversi hasil positif di kualifikasi menjadi podium meski melaju ketika start masih menjadi kelemahan sang pebalap.

Namun, cuaca diprediksi hujan di sepanjang akhir pekan di Le Mans yang memberi tantangan tersendiri seperti tahun lalu ketika dia gagal finis podium meski start terdepan di Prancis.

"Dengan kondisi campuran dan ban basah, kami harus realistis 10 besar hasil yang baik. Di kondisi sepenuhnya basah kami cukup baik. Saya ingin belajar dari pole position untuk melihat apa yang dilakukan pebalap terdepan. Di kondisi kering, kami bisa bertarung untuk menjadi juara, jadi saya tahu opsi mana yang lebih saya pilih," paparnya.

Advertisement

Maverick Vinales akan start di belakang rekan satu timnya itu, sedangkan Jack Miller melengkapi baris terdepan di P3 dengan motor Ducati-nya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Diminta Mundur, Iwan Bule Justru Minta Masyarakat Baca Regulasi

Sepakbola
| Kamis, 06 Oktober 2022, 04:57 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement