Launching Tim, Beagle Jogja Rally Team Gelar Wiwitan

Pembalap Beagle Jogja Rally Team, Raden Mas Gustilantika Marrel Suryokusumo, dengan dua mobilnya. - Harian Jogja - Desi Suryanto
13 Juni 2021 19:52 WIB Herlambang Jati Kusumo Olahraga Share :

SLEMAN—Pandemi Covid-19 dan kemungkinan besar ditundanya seri Kejuaraan Nasional Sprint Rally seri ke-2, tidak menyurutkan semangat dari Beagle Jogja Rally Team.
Hal itu ditunjukan dengan gelaran Wiwitan 2021 Launching team and screening video story of Beagle Jogja Rally Team, di Sleman Creative Space, Condongcatur, Depok, Sabtu (12/6). Wiwitan dalam tradisi masyarakat Jawa merupakan ritual yang dilakukan sebelum masa panen. Ritual ini menjadi bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada Bumi. Diharapkan dengan launching kali ini menunjukkan kesiapan Beagle Jogja Rally Team memanen hasil yang terbaik di ajang yang akan datang, dan wujud syukur seri sebelumnya.
Diketahui pada seri sebelumnya di Tanjung Lesung, Banten, Beagle Jogja Rally Team berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan yakni masuk lima besar. “Untuk seri kedua di Muara Bungo, Jambi pada Juli, kemungkinan ditunda, karena kondisi Covid-19 ini. Meski begitu, dengan acara ini kami ingin menunjukan bahwa kami tidak diam. Mobil tetap kami siapkan, termasuk memastikan pembalap dalam kesehatan yang terjaga,” ujar Koordinator Beagle Jogja Rally Team, Bukbis Pancawinarna.
Pria yang akrab disapa Pak Biies dalam kesempatan itu menceritakan bagaimana perjalanan dari Beagle Jogja Rally Team dimulai sejak 2016. Mengusung semangat yang sama ingin memajukan otomotif DIY, Beagle Jogja Rally Team dengan perpaduan generasi tua dan muda, menjadikan tim yang solid.
Tidak dipungkiri Pak Biies tantangan juga dihadapi Beagle Jogja Rally Team dengan terbatasnya dana yang dimiliki. Namun, hal itu bukan menjadi penghalang, justru menjadikan tim ini lebih kreatif dan inovatif. Sparepart yang biasa dibeli dengan uang ratusan juta dapat ditekan anggarannya dengan riset kolaborasi dengan mahasiswa dari Universitas di DIY dan melakukan pengembangan sendiri.
Pak Biies berharap dengan Wiwitan ini menjadi semangat tersendiri untuk tim di tahun ini. Tidak muluk-muluk, Ia mengatakan berharap bisa masuk tiga besar. “Overall harapan untuk tahun ini masuk tiga besar, Insyaallah,” ujarnya.

Bawa Nama Jogja
Salah satu pembalap Beagle Jogja Rally Team, RM Gusti Lantika Marrel Suryokusumo mengatakan bersama Beagle Jogja Rally Team ingin membawa nama Jogja di kompetisi balap roda empat. “Kalau roda dua sudah terkenal, kami ingin dari roda empat buat sesuatu yang besar juga,” ucap Marrel.
Cucu Sri Sultan HB X itu berharap dengan launching, Beagle Jogja Rally Team semakin dikenal, dan meski dari daerah yang tidak besar, Beagle Jogja Rally Team tidak kalah dengan yang lain.
Marrel mengaku tetap mempersiapkan seri selanjutnya, meski ada kabar akan ditunda, Ia tetap melakukan latihan rutin. Seperti halnya latihan fisik, termasuk mempelajari dari seri sebelumnya yang masih dirasa perlu ada perbaikan.
Saat disinggung target, Marrel mengaku tidak muluk-muluk. “Target bisa jadi bumerang juga, terpenting kami fun, tidak ada tekanan. Mempertahankan posisi sekarang, atau naik ke empat atau ketigalah, happy banget,” ujar Marrel.
Pada kesempatan itu juga diperkenalkan pembalap dan navigator dari Beagle Jogja Rally Team, selain Pembalap Marrel dan Udi Baboe sebagai navigator, juga ada tandem Anjasara Wahyu-Hongky Regina, dan Variando Audion-Emay Achmad.