Perempat Final Denmark Open: Sakit Pinggang, Jojo Mundur

Jonatan Christie - Antara
23 Oktober 2021 05:37 WIB Andhika Anggoro Wening Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Jonatan Christie menyerah dari Kento Momota di perempat final Denmark Open 2021 di Odense, Sabtu (23/10/2021) dini hari WIB.

Jonatan yang biasa disapa Jojo mundur di kedudukan 0-15 di set kedua setelah di set pertama kalah dengan skor 13-21.

Disinyalir Jojo mundur karena mengalami sakit di pinggang. Sewaktu interval set kedua, peraih medali Asian Games ini mengatakan kepada pelatihnya, Irwansyah, kurang enak bergerak akibat nyeri di bagian pinggang.

"Gak kuat," kata Jojo kepada pelatih Irwansyah.

Cedera ini yang juga memaksa Anthony Sinisuka Ginting mundur di putaran pertama Denmark Open.

Kalahnya Jojo membuat Indonesia menyisakan Tommy Sugiarto di babak semifinal tunggal putra yang akan bertemu Momota.

Sebelumnya ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu dihentikan pasangan China Huang Dong Ping/Zheng Yu  pada babak perempat final Denmark Open 2021, Jumat (22/10).

Peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 itu dipaksa menyerah tiga gim  21-14, 10-21, 13-21 kepada Huang/Zheng, demikian catatan BWF.

Greysia/Apriyani mengawali laga dengan apik yang semakin baik oleh kesalahan sendiri yang kerap dilakukan Huang/Zheng sehingga  menguntungkan ganda putri peringkat enam dunia itu untuk merebut gim pertama.

Namun memasuki gim kedua, giliran pasangan China yang lebih menekan sampai Greysia/Apriyani tertinggal 1-5.

Serangan terus menerus  Huang/Zheng membuat mereka menjauh 11-6 saat interval. Setelah itu, wakil China itu makin tak terbedung sampai merebut gim kedua 21-10 sehingga memaksakan rubber game.

Greysia/Apriyani memberikan perlawanan pada gim ketiga. Usai tertinggal 6-11, unggulan keempat itu perlahan mulai menipiskan margin poin menjadi 11-15, 13-17.

Namun Greysia/Apriyani, yang belum terkalahkan setelah meraih emas Olimpiade Tokyo dipaksa menyerah  13-21 pada gim ketiga sehingga gagal melaju ke semifinal turnamen bulu tangkis level Super 1000 itu.

Ganda campuran Praveen/Melati menjadi wakil pertama Indonesia yang mengamankan tempat semifinal usai membekuk pasangan China Feng Yan Zhe/Du Yue.

Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana juga gagal melangkah ke semifinal Denmark Open setelah dikalahkan Kim Astrup / Anders Skaarup Rasmussen (Denmark) di perempat final.

Fikri/Bagas kalah dari Astrup/Rasmussen dengan skor 21-19, 11-21, dan 21-17 dalam tempo 57 menit di Odense, Jumat (22/10/2021).

Fikri/Bagas sempat memimpin 11-6, tapi selepas interval pasangan muda ini malah tertinggal 12-11 usai Astrup/Rasmussen meraih enam angka beruntun.

Fikri/Bagas yang sempat mengalahkan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon di babak 16 besar kembali menjauh 13-11.

Astrup/Rasmussen yang kini menempati peringkat 11 dunia berbalik memimpin 15-14 usai menyerang pertahanan Fikri/Bagas.

Fikri/Bagas akhirnya menutup set pertama dengan skor 21-19 setelah smes keras Bagas tidak bisa dikembalikan Rasmussen.

Masuk di set kedua, Astrup/Rasmussen tidak membiarkan ganda Indonesia berkembang dan unggul jauh 11-5 atas Fikri/Bagas.

Selepas interval, Astrup/Rasmussen terus melaju dan menutup set ini dengan skor 21- 11 sekaligus membuat pertandingan menjadi rubber game.

Di set ketiga, kedua ganda saling kejar mengejar angka 6-6, 7-7, dan 8-8. Astrup/Rasmussen akhirnya unggul 11-9.

Fikri/Bagas berbalik unggul 16-14 lewat permainan drive yang tidak bisa diladeni dengan baik oleh Astrup/Rasmussen. Namun Astrup/Rasmussen yang sudah lebih senior berbalik unggul 17-16, 18-17.

Fikri/Bagas akhirnya tidak bisa membendung serangan Astrup/Rasmussen setelah kalah 21-17 di set penentuan.

Kekalahan Fikri/Bagas membuat Indonesia tidak menyisakan wakil di nomor ganda putra.

Sebelumnya, Praveen Jordan/Melati Daeva berhasil lolos ke babak semifinal Denmark Open usai mengalahkan ganda campuran China, Feng yang Zhe/Du Yue.

Praveen/Melati yang diunggulkan di tempat keempat turnamen Denmark Open ini menang di babak perempat final dalam pertarungan tiga set 21-16, 18-21, dan 21-17 dalam tempo 52 menit di Odense, Jumat (22/10/2021).

Di babak semifinal, Praveen/Melati akan bertemu ganda campuran Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taeranattanachai yang mematahkan perlawanan wakil Taiwan, Lee Jhe-Huei/Hsu Ya Ching.

Sebelumnya ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal ke semifinal Denmark Open 2021.

Fajar/Rian dikalahkani pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin pada partai perempat final dengan skor 18-21, 17-21 yang berlangsung di Odense Sport Park, Denmark.

Pada awal gim pertama, Fajar/Rian yang yang menempati unggulan keempat sempat mendapatkan perlawanan ketat dari pasangan muda Malaysia itu. Sempat unggul 3-1, perolehan angka Fajar/Rian berhasil disamakan menjadi 3-3.

Kesalahan-kesalahan sendiri yang dibuat pasangan Indonesia bahkan membuat Goh/Izzuddin meraih enam angka beruntun dan berbalik unggul 9-4. Upaya Fajar/Rian mengejar ketertinggalan berhasil menambah tiga angka, akan tetapi Goh/Izzuddin berhasil menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-7.

Usai jeda, permainan cepat di depan net yang dikembangkan Goh/Izzuddin membuat Fajar/Rian kerepotan. Mereka kerap membuat kesalahan hingga membuat pasangan Malaysia membuka keunggulan hingga 14-9.

Dominasi pasangan Malaysia terus terjadi hingga unggul 18-11. Fajar/Rian sempat menambah dua angka sebelum servis Fajar menyentuh net dan kok kembali ke pasangan Malaysia pada.

Goh Tse Zei melakukan kesalah servis sehingga kok kembali ke Fajar/Rian. Mereka berhasil terus memperkecil ketertinggalan hingga akhirnya harus menyerahkan gim pertama dengan skor 18-21.

Pada gim kedua, kejar mengejar angka terjadi hingga skor 5-5. Goh/Izuddin sempat unggul 7-5 namun Fajar/Rian berhasil merebut enam angka beruntun hingga berbalik unggul dan menutup interval dengan skor 11-7.

Seusai turun minum, Fajar/Rian hanya mampu meraih satu angka. Goh/Izzuddin berhasil menghentikan perolehan angka Fajar/Rian di angka 12 dan meraih enam angka beruntun hingga berbalik unggul 14-12.

Keunggulan dua angka itu terjaga hingga skor 16-14. Sambaran Goh di depan net tak mampu dikembalikan Fajar sehingga pasangan Malaysia itu menambah keunggulan.

Dua kesalahan Fajar Alfian dalam melakukan servis membuat pasangan Goh/Izzuddin berhasil meraih gim poin dengan skor 20-17. Pasangan Indonesia pun akhirnya menyerah 17-21.

Sumber : JIBI/Bisnis.com