15 Tim Sepak Bola Ambil Bagian di Piala Wali Kota Jogja 2021

Ketua Panpel Piala Wali Kota Ermantino Handokomulyo (tak bertopi) bersama dengan Ketua Askot PSSI Jogja Susanto Dwi Antoro saat memberikan keterangan di Balai Kota Jogja, Kamis (4/11). (Harian Jogja - Jumali)
04 November 2021 18:57 WIB Media Digital Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 15 tim sepak bola putra di Kota Jogja ambil bagian dalam Turnamen Piala Wali Kota Jogja 2021, 5-12 November 2021 mendatang di Lapangan Kenari, Kota Jogja.

Ketua Panpel Piala Wali Kota Jogja 2021 Ermantino Handokomulyo mengatakan selain akan menjadi ajang pemanasan bagi tim sepak bola putra Porda Kota Jogja jelang Porda XVI DIY 2022, turnamen juga digelar untuk mewujudkan kerinduan warga dan insan sepak bola terhadap kompetisi lokal.

"Karena selama beberapa tahun terakhir tidak ada kegiatan sepak bola karena pandemi Covid-19," katanya di Balai Kota Jogja, Kamis (4/11).

Untuk mengefektifkan waktu yang ada, Ermantino mengungkapkan pertandingan digelar dua sesi setiap hari. Untuk pertandingan pertama digelar pukul 14.00 WIB dan pertandingan kedua digelar pukul 16.00 WIB.

Adapun untuk lima belas tim yang ambil bagian di turnamen kali ini meliputi tim Porda putra Kota Jogja, Satria Akprind, Manggala, ADKY, BOM, Sinar Mataram, Simpul FC, IM, UAD, TNH, MAS, Bharata, UIN, HW UMY dan Browijoyo.

Untuk hadiah yang diperebutkan dalam turnamen kali ini adalah trofi dan uang pembinaan senilai Rp5 juta untuk gelar juara, runner-up berupa trofi dan uang pembinaan senilai Rp3 juta, peringkat ketiga berupa trofi dan uang pembinaan senilai Rp2 juta. Topskor berupa trofi dan uang senilai Rp500.000, pemain terbaik berupa trofi dan uang senilai Rp500.000 dan kiper terbaik berupa trofi dan uang senilai Rp500.000.

"Sementara skema pertandingan akan menggunakan sistem gugur. Meski menggunakan sistem gugur, ini tidak akan mengurangi esensi dari tujuan digelarnya turnamen," katanya.

Ketua Askot PSSI Jogja Susanto Dwi Antoro mengungkapkan pada turnamen kali hanya diikuti oleh pemain dengan usia antara 17-22 tahun. Meski demikian, setiap tim peserta boleh menambah dan memainkan lima pemain senior. Selain itu, pemain yang didaftarkan juga harus sudah vaksin dan pelaksanaan turnamen akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, serta turnamen digelar tanpa penonton.

"Harapannya ini sebagai prakompetisi. Karena kami ingin pada 2022, nanti sudah bisa menggelar kompetisi. Selain itu, kami juga tim Porda putra sebagai sarana uji coba tim jelang Porda mendatang," katanya.

Sementara sebagai bagian dari turnamen, juga digelar Trofeo Sepakbola Wanita yang juga memperebutkan Trofi Piala Wali Kota Jogja. Adapun peserta trofeo adalah tim sepak bola putri Porda Kota Jogja, PSW Wonosobo dan PSW Klaten.  "Untuk trofeo digelar Kamis (11/11) sore," jelas Susanto. (ADV)