Targetkan Final, Tim Basket Bima Perkasa Beri Waktu Pelatih sampai Playoff

Manajemen tim basket asal DIY DNA Bima Perkasa Jogja berfoto bersama sponsor yang mendukung IBL 2022, Jumat (7/1/2022). - Harian Jogja/Sunartono
07 Januari 2022 22:47 WIB Sunartono Olahraga Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Tim bola basket asal DIY DNA Bima Perkasa Jogja (BPJ) ingin menembus final Indonesia Basketball League (IBL) atau Liga Basket Indonesia 2022. Manajemen Bima Perkasa memberi waktu kepada pelatih sampai playoff (fase kedua). Jika gagal, kontrak kedua pihak akan diakhiti.

Presiden Bima Perkasa Jogja Indra Prawita Alam mengatakan pelatih asal Amerika Serikat Dean Murray telah dihadirkan di Indonesia untuk melatih timnya yang bakal memulai pertandingan perdana pada 16 Januari 2022 mendatang. Dean Murray merupakan pelatih terbaik Asean Basketbal League (ABL) 2019.

Pelatih diberi target mengantarkan BPJ menuju ke playoff IBL 2022.

"Pelatih sudah siap ketika nanti harus di-cut [selesai kontrak] ketika tidak mencapai target sampai ke playoff," katanya kepada wartawan di Kota Jogja, Jumat (7/1/2022).

Dia yakin pelatih Dean Murray mampu membawa timnya sampai ke playoff. Ia menilai selama proses pelatihan komunikasi antara pemain dengan pelatih berjalan baik. Pemain mampu menerjemahkan arahan pelatihan dengan baik.

"Pola permainan, karakter yang dibangun pelatih ini bagus dan semua sampai ke pemain, jadi kami optimistis bisa mencapai target," ujarnya.

Pendiri  BPJ Edy Wibowo menyatakan BPJ telah bersiap menghadapi Dewa United pada 16 Januari 2022 mendatang dengan beberapa kali uji coba. Jika tim-tim besar kemungkinan sudah bisa diperkirakan kekuatannya, namun ia justru mewaspadai tim-tim kecil.

"Tetapi kami optimistis bisa terus melaju, harapannya sampai ke final, persiapan kami sudah matang di IBL 2022 ini. Kami didukung oleh sejumlah sponsor" katanya.

Dua pemain asing masuk dalam jajaran BPJ, yaitu David Atkinson dan Jordan Jacks. Pemilihan kedua pemain asing itu telah melalui skrining ketat. Atkinson sebenarnya sudah tidak asing dengan Bima Perkasa karena pernah membantu ke playoff IBL 2018/2019.