Advertisement

Sandiaga Uno: MotoGP Mandalika Beri Nilai Tambah Ekonomi Rp4,5 Triliun

Newswire
Senin, 30 Mei 2022 - 20:57 WIB
Budi Cahyana
Sandiaga Uno: MotoGP Mandalika Beri Nilai Tambah Ekonomi Rp4,5 Triliun MotoGP Mandalika. - JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan penyelenggaraan MotoGP 2022 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), memberikan nilai tambah bagi ekonomi Indonesia sebesar Rp4,5 triliun.

"(Jumlah) ini di luar angka Rp700-800 miliar yang kita perkirakan," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing yang dipantau secara virtual di Jakarta, Senin.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Lebih lanjut, Sandiaga menyatakan kontribusi ajang MotoGP terhadap kenaikan pendapatan domestik regional bruto (PDRB) NTB sebesar 1,46 persen secara tahunan (yoy) dengan peningkatan di sektor makanan dan minuman sebesar 1,04 persen, serta transportasi dan pergudangan 0,74 persen.

"Untuk pertumbuhan ekonomi NTB triwulan I tahun 2022 sebesar 7,76 persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional di angka 5,01 persen," ujarnya.

Sandiaga mengungkapkan, MotoGP juga mendorong peningkatan jumlah penumpang ke NTB yang sangat signifikan, yakni melalui angkutan udara sebesar 94,81 persen dan angkutan laut 74,91 persen.

Dalam kesempatan itu, dia turut menyampaikan hasil survei dampak ajang MotoGP terhadap pelaku usaha. Pertama, pelaku usaha mengalami peningkatan sebanyak 41 persen selama lomba balap sepeda motor internasional tersebut dengan 23 persen di antaranya berasal dari luar NTB.

Kedua, 59 persen pelaku usaha mendapatkan fasilitasi pelaksanaan MotoGP dan paling banyak memperoleh bantuan dari pemerintah sebesar 40,5 persen.

Survei mencatatkan pula bahwa 46 persen pelaku usaha merupakan usaha rumah tangga. "Ini banyak ibu-ibu, emak-emak, UMKM-UMKM," ungkap Sandiaga.

Advertisement

Saat penyelenggaraan MotoGP 2022, sebut dia, produk ekonomi kreatif yang paling laku ialah kuliner sebesar 50,43 persen, kriya 19,31 persen, fesyen 15,96 persen, dan lainnya 14,8 persen.

Pelaku usaha tercatat pula mengalami pergeseran pendapatan mulai dari Rp5-50 juta. "Jadi ini yang UMKM rasakan," ujarnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Szczesny Sudah Tidak Sabar Lawan Messi di Laga Pamungkas Grup Piala Dunia 2022

Sepakbola
| Senin, 28 November 2022, 07:07 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement