Advertisement

Juarai Singapore Open 2022, The Babies Kian Termotivasi Raih Lebih Banyak Prestasi

Newswire
Minggu, 17 Juli 2022 - 23:37 WIB
Arief Junianto
Juarai Singapore Open 2022, The Babies Kian Termotivasi Raih Lebih Banyak Prestasi Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjuarai turnamen BWF Super 500 Singapore Open 2022, Minggu. - PP PBSI

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA -- Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengaku semakin termotivasi untuk menuai lebih banyak prestasi setelah menikmati gelar juara perdana seri BWF World Tour dari Singapore Open 2022, Minggu (17/7/2022).

"Ya alhamdulillah bisa menang. Kemenangan ini tentu akan lebih memotivasi kami ke depannya. Saya tidak boleh cepat puas dengan kemenangan pertama di world tour ini," ujar Leo seperti dilansir dari laman resmi PP PBSI, Minggu.

Pasangan berjuluk The Babies itu mengukir sejarah dalam perjalanan kariernya, lewat gelar juara yang dipetik setelah mengalahkan seniornya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan skor 9-21, 21-14, 21-16.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA: Banting Raket Setelah Kalahkan Wakil Jepang, Ginting Juara Singapore Open 2022

Pada laga ketat yang berlangsung selama 52 menit itu, Leo/Daniel mampu membuktikan kerja keras mereka. Meski sempat tertinggal pada gim pertama, permainan mereka lebih konsisten pada gim kedua dan ketiga.

Bahkan Leo yang masih menahan rasa sakit pada pinggangnya, mampu berjuang maksimal demi membayar keputusan mereka yang terpaksa absen dari dua turnamen sebelumnya di Malaysia.

"Tadi memang sejak gim pertama, pinggang saya bermasalah lagi. Tapi saya tetap paksa untuk meneruskan bertanding. Karena sudah tanggung dan ini laga final. Apalagi, Daniel juga siap membantu tadi," ucap Leo.

Daniel pun turut memperhatikan perkembangan kesehatan rekan mainnya, dan tak segan memastikan kesiapan bertanding. "Sejak awal kan Leo sedang mengalami cedera, jadi ini pertandingan pertama. Tadi sempat saya tanya Leo, mau terus atau berhenti. Tapi Leo bilang terus, ya kami paksakan terus bertanding. Kami gantian mengatur tempo. Sementara Leo saya minta bermain aman saja," sebut Daniel.

Meski sudah mengoleksi gelar juara pada level tur dunia, Leo/Daniel tidak mau merasa cepat puas. "Kami tidak boleh cepat puas, masih banyak turnamen di depan. Apalagi setelah turun dari podium juara, kami ya sama dengan yang lain. Kami berusaha yang terbaik untuk meningkatkan kualitas, supaya kelak bisa bertahan di peringkat atas dengan sangat lama," kata Daniel.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Dilanda Perang, Ukraina Tetap Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030

Sepakbola
| Selasa, 04 Oktober 2022, 20:57 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement