Advertisement

Sebanyak 49 Pasang Atlet DIY Ikuti Liga Bridge

Sirojul Khafid
Sabtu, 23 Juli 2022 - 17:17 WIB
Sirojul Khafid
Sebanyak 49 Pasang Atlet DIY Ikuti Liga Bridge Atlet Bridge tingkat pelajar sedang bertanding dalam kejuaraan untuk memeriahkan pelantikan pengurus Pengda Gabsi DIY beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/Wisnu Wardhana

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 49 pasang atlet bridge DIY akan mengikuti Liga Bridge Siswa dan Mahasiswa Nasional tahun 2022 untuk Provinsi DIY. Liga Bridge merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Pengurus Besar Persatuan Bridge Seleuruh Indonesia (PB Gabsi).

Liga akan berlangsung dalam empat seri. Seri pertama akan diselenggarakan pada Minggu (24/7/ 2022). Seri kedua akan berlangsung Minggu (21/8/2022), seri ketiga pada Minggu (18/9/2022) dan seri keempat pada Minggu (16/10/2022). Juara tingkat pengda akan maju ke babak final tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada 26-27 November 2022 di Surakarta.

Ketua II Pengda Gabsi DIY yang membawahi Pembinaan Prestasi, Agus Yudo Priambodo, mengatakan, untuk tingkat DIY ada 49 pasang yang mendaftar untuk seri pertama ini. "Pertandingan seri pertama ini akan berlangsung di Sleman dan Gunungkidul untuk LBSN serta di UGM untuk LBMN," kata pria yang biasa disapa Karebet, belum lama ini.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Taipei Open 2022: Indonesia Tanpa Wakil, Usai Komang Kalah di 16 Besar

Rinciannya, lanjut Karebet, untuk Sleman ada dua pasang tingkat SD dan lima pasang tingkat SMP. Untuk Gunungkidul ada 18 pasang tingkat SD, 11 pasang tingkat SMP dan dua pasang untuk tingkat SMA. Sementara untuk LBMN di UGM akan diikuti 11 pasang.

Setiap pasanganan, nantinya harus ikut minimal tiga seri agar bisa dinilai. Kalau mereka ikut empat seri maka tiga seri terbaik yang akan dinilai.

Untuk LBSN dan LBMN ini, DIY masuk di zona empat bersama Jawa Tengah dan Jawa Timur. "Jadi nantinya pasangan yang menang di DIY masih akan dibandingkan nilainya dengan LBSN dan LBMN yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur,” katanya.

“Tiga pasang tiap zona dengan nilai teratas yang akan bertanding secara nasional di Surakarta. Meskipun di DIY dapat nilai tertinggi, belum tentu lolos tingkat nasional karena masih dibadingkan dengan tim dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang masuk Zona 4."

BACA JUGA: Kirab Obor APG Libatkan Ratusan Peserta

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Jamu Persikabo 1973, Bali United Terancam Kehilangan Tiga Pemain Pilar

Sepakbola
| Kamis, 29 September 2022, 05:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement