Advertisement

Porda-Peparda 2022 Resmi Ditutup, Hasoe Angel Goyang Maguwoharjo

Media Digital
Sabtu, 10 September 2022 - 08:27 WIB
Arief Junianto
Porda-Peparda 2022 Resmi Ditutup, Hasoe Angel Goyang Maguwoharjo Pesta kembang api saat Closing Ceremony Porda XVI dan Peparda III DIY 2022 di Stadion Maguwoharjo, Jumat (9/9/2022). - Harian Jogja/Hadid Husaini

Advertisement

SLEMAN - Penutupan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY XVI dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III digelar di Stadion Maguwoharjo, Depok, Sleman pada Jumat (9/9/2022) malam.  Dalam ajang olahraga multi event Porda 2022 berlangsung pada 1-9 September 2022 tersebut, tuan rumah Kabupaten Sleman memperoleh medali terbanyak dinobatkan sebagai Juara umum.

Sementara pada acara Closing Ceremony Porda XVI dan Peparda III DIY 2022, hiburan ditampilkan panitia berupa penampilan dari Hasoe Angel serta Dudy Oris, eks vokalis grup band Yovie dan Nuno. Para penonton bernyanyi bersama saat Dudy Oris menembangkan lagu. Tak hanya bernyanyi para penonton dibuat bergoyang saat musik dangdut yang dibawakan Hasoe Angel menggoyangkan isi stadion Maguwoharjo.

Di tengah hujan, rangkaian acara pertunjukan juga ditampilkan, yakni sendratari Bandung Bondowoso bertajuk Abinaya. Hujan tidak menyurutkan semangat dari para penonton yang hadir langsung dalam rangkaian acara closing ceremony.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: PON 2028: Slank Ikut Dukung NTB-NTT Jadi Tuan Rumah

Defile kontingen biasanya selalu dilakukan pada setiap acara olahraga. Tidak seperti biasanya, para kontingen dari berbagai Porda dan Peparda kali ini berbaur bersama-sama. Kebersamaan para atlet terasa terlihat yang disambut hangat oleh para penonton.

Oleh sebab itu, berkali-kali pembawa acara meneriakkan, Sudah tidak lagi kontingan Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, Gunungkidul, dan Kulonprogo. Yang ada sekarang adalah Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut tak lupa memberikan sambutannya. Dirinnya menilai bahwa event Porda ini berlangsung penuh suka cita. 

Dirinya juga meminta maaf kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut jika selama Porda DIY XVI dan Peparda III di Sleman selaku tuan rumah terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan. Menurutnya apa yang telah dilakukan dari sudah merupakan yang terbaik.

Selain itu, Kustini membeberkan bahwa Ajang PORDA DIY XVI memberi dampak positif. “Ekonomi di Kabupaten Sleman naik sebanyak 30 persen serta membuat peningkatan kunjungan pariwisata di Kabupaten Sleman sebanyak lama hingga 10 persen,” ujar Kustini dalam sambutanya.

Advertisement

Ketua Panitia Porda DIY 2022, Pramana mengatakan bahwa Porda DIY XVI dan Peparda III yang berlangsung di Kabupaten Sleman menjadi yang termegah sepanjang sejarah. "Ajang Porda dan Peparda kali ini jadi menjadi yang termegah dalam sejarah sepanjang ajang ini digelar,” ujar Pramana.

Acara Closing Ceremony menjadi estafet penyerahan bendera Porda dan Peparda DIY kepada Kabupaten Gunungkidul sebagai penyelenggara selanjutnya. Pada Porda DIY XVII Kabupaten Gunungkidul terpilih sebagai penyelenggara. Penyerahan diterima langsung oleh KONI Gunungkidul.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Persebaya Target Poin Penuh di Kandang Arema FC

Sepakbola
| Kamis, 29 September 2022, 15:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement